Pemerintah Batasi Harga Properti bagi Orang Asing

Big Banner

Orang asing di Indonesia kini secara resmi diperbolehkan memiliki properti. Namun, ada batasan khusus yang ditetapkan oleh pemerintah sesuai peraturan yang berlaku.

Menteri Agraria dan Tata Ruang Ferry Mursyidan Baldan mengeluarkan Peraturan Menteri Nomor 13 Tahun 2015. Peraturan tersebut diikuti Peraturan Pemerintah Nomor 103 Tahun 2016.

Perihal batasan harga secara detail diatur dalam peraturan tersebut. Terdapat harga minimal hunian yang dapat dimiliki oleh orang asing.

Sebut saja untuk di wilayah DKI Jakarta, minimal hunian tunggal yang dapat dimiliki orang asing seharga Rp10 miliar, dan Rp5 miliar untuk rumah apartemen.

Baca juga: Jokowi Izinkan WNA Miliki Rumah di Indonesia

Menurut pengamat properti dari Colliers International Indonesia, Ferry Salanto, mengatakan, pembatasan harga tersebut akan semakin mempersempit pasar properti bagi orang asing.

“Batasan harga itu bikin semakin mengecilkan market orang asing. Jadi, di sini kelihatan pemerintah mencoba membatasi akses orang asing untuk membeli properti di Indonesia,” ujar Ferry seperti dikutip dari Okezone, Selasa (19/4).

Ferry menilai, penjelasan lebih detail tentang harga itu merupakan suatu hal yang sensitif. “Karena kalau pemerintah kasih harga murah, reaksi dari orang-orang itu, bepersepsi tanah air kita mau dijual,” kata Ferry.

Dia menuturkan, harga yang telah ditetapkan oleh pemerintah itu merupakan batasan harga maksimal yang dikenai Pajak Penghasilan (PPh) atas barang sangat mewah.

rumah123.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me