Strategi PP Properti Tambah Cadangan Lahan

Big Banner

JAKARTA – Kepemilikan lahan merupakan suatu kebutuhan mendasar bagi para pengembang properti. Hal ini pula yang menjadi salah satu faktor pertumbuhan perusahaan.

Namun di sisi lain keberadaan lahan semakin terbatas jumlahnya. Oleh karena itu, pengembang memiliki strategi untuk setiap pengadaan lahan, seperti halnya yang dilakukan oleh PP Properti.

Direktur Keuangan dan HR PP Properti Indaryanto mengemukakan, untuk setiap pengadaan lahan, perseroan mengandalkan strategi berupa join venture atau kerjasama lahan. (Baca juga: PP Properti Siapkan Rp1,25 T untuk Akuisisi Lahan)

“Pengadaan lahan kita salah satu strateginya dengan join venture sama yang punya lahan, kita kerjasama dengan dia, kita develop tanah dia,” terang Indaryanto usai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), di Jakarta, Rabu (20/4/2016).

Dia mengutarakan, melalui kerjasama lahan tersebut, PP Properti menjadi pihak yang memiliki mayoritas nilai share.

“Karena kalau mayoritas pasti akan konsolidasi, dan asetnya pasti akan masuk ke dalam balances kita,” kata Indaryanto.

Dia menambahkan, hingga saat ini total landbank yang dikuasai oleh perusahaan berkode emiten PPRO tersebut seluas 61 hektare. Lahan tersebut meliputi 58 hektare berada di Pulau Jawa, dan 3 hektare di Balikpapan. (Baca juga: PP Properti Cetak Pendapatan Rp554 Miliar)

“Di Balikpapan kita mengakuisisi anak perusahaan yang punya mal dan hotel, tapi sudah jadi semua dan saat ini sedang kita re-branding, kita akuisisi dari induk perusahaan kita,” pungkas dia.

property.okezone.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me