PP Properti Targetkan Rp107 Triliun dari 2 Proyeknya

Big Banner

JAKARTA – Melonjaknya pendapatan dari PT PP Properti Tbk, sebesar 17 persen pada tahun lalu ditopang oleh proyek-proyeknya terutama dua proyeknya di Bekasi dan Surabaya.

Direktur Utama PP Properti Taufik Hidayat mengungkapkan, dua proyek tersebut adalah Grand Kamala Lagoon Bekasi (GKL) dan Grand Sungkono Lagoon (GSL) Surabaya. (Baca juga: PP Properti Siapkan Rp1,25 T untuk Akuisisi Lahan)

Taufik menuturkan, perseroan berkode emiten PPRO itu menargetkan revenue dari dua proyek itu sebesar Rp107 triliun, di mana masing-masing Rp100 triliun untuk GKL dan Rp7 triliun untuk GSL untuk 20 tahun.

“Revenue dari dua proyek itu targetnya masing-masing untuk Grand Kamala Lagoon Rp100 triliun dan Grand Sungkono Rp7 triliun,” ungkap Taufik saat konferensi pers Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), di Jakarta, Rabu (20/4/2016).

Pendapatan PP Properti sendiri tahun lalu tercatat Rp1,51 triliun. Jumlah tersebut meroket 171 persen dari tahun 2014 sebesar Rp554,97 miliar.

Dua proyek di Bekasi dan Surabaya itu dianggap menjadi proyek yang paling mendorong peningkatan pendapatan PP Properti.

Untuk sekedar diketahui, Grand Kamala Lagoon Bekasi merupakan salah satu proyeknya yang berlokasi di Bekasi, yang berdiri di atas lahan seluas 29 hektare. (Baca juga: PP Properti Cetak Pendapatan Rp554 Miliar)

Sementara, Grand Sungkono Lagoon merupakan proyek PP Properti yang berada di Surabaya, apartemen ini terdiri dari dua tower Venetian dan Caspian yang dikembangkan di atas lahan seluas 3,5 hektare.

Harga jualnya saat ini mulai dari Rp1 miliar untuk apartemen tipe satu kamar sampai Rp4,5 miliar untuk tiga kamar tidur.

property.okezone.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me