Trik Mendapatkan Rumah Bekas untuk Investasi

Big Banner

JAKARTA – Jual beli rumah bekas bisa menjadi salah satu investasi yang menguntungkan. Selain harganya tidak fluktuatif, investasi di bisnis ini juga memberikan keuntungan lainnya seperti disewakan.

Untuk itu, persiapan matang sebelum berinvestasi di sektor properti tersebut sangatlah penting karena modal yang dikeluarkan juga tidak bisa dibilang sedikit. Berikut trik mendapatkan rumah bekas untuk investasi.

1. Survei rumah-rumah di lokasi strategis. Setiap ketemu rumah dijual di lokasi-lokasi tersebut, cek kondisi rumah terutama terkait fondasi dan struktur bangunan. Jika fondasi rumah masih cukup bagus dan walaupun ada struktur bangunan lain yang rusak, jangan ragu membeli rumah tersebut sesuai dengan harga pasaran.

2. Setelah mendapatkan rumah tersebut, lakukan renovasi dan modernisasi kecil-kecilan, terutama di bagian view (cat tembok, penambahan keramik, modernisasi tampilan teras serta halaman, dan lain-lain). Jual kembali rumah tersebut dengan harga yang menguntungkan. Biasanya rumah yang tampilannya baik dan menarik akan cepat laku.

3. Harga jual rumah bekas dapat ikut terkatrol naik jika lingkungan sekitarnya memiliki daya tarik. Kondisi akses jalan yang dekat jalan tol atau stasiun kereta api, jauh dari aliran sungai yang rawan banjir, dekat dengan pusat perbelanjaan, sekolah, sistem keamanan 24 jam, dan hingga mencari informasi pengembangan kawasan dalam waktu ke depan. Umumnya, para pemburu rumah bekas dapat menjual dengan harga lebih tinggi apabila dapat menawarkan nilai lebih lingkungan sekitarnya.

4. Faktor harga rumah bekas yang akan dibeli jelas menjadi pertimbangan utama. Apabila oleh pemilik rumah sudah dipatok dengan harga tinggi, jelas sulit memperoleh keuntungan. Memperoleh rumah bekas dengan harga yang murah sekali juga menimbulkan kecurigaan. Pastikan Anda mengetahui berapa harga pasaran rumah di sekitarnya, sebelum melakukan transaksi jual beli rumah bekas yang Anda incar. Umumnya investor rumah bekas mencari rumah dengan kisaran harga 10–30 persen di bawah harga pasar.

5. Setelah melihat berbagai kondisi tersebut, tak ada salahnya untuk kebaikan Anda jika perlu membuat perjanjian tambahan dengan pemilik rumah yang isinya menyangkut harga jual agar tidak berubah, waktu pengosongan rumah, status rumah, dan seluruh dampak hukum, apabila di kemudian hari ternyata rumah bersengketa.

property.okezone.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me