13 Dubes Gali Tanah untuk Bangun Rumah

Big Banner

Organisasi non-profit Habitat for Humanity Indonesia menggandeng 13 duta besar dari beberapa negara sahabat, serta perwakilannya, untuk membangun rumah layak huni di Bojong Koneng, Babakan Madang, Kabupaten Bogor.

Para dubes tersebut berasal lintas benua, seperti Asia, Amerika, dan Eropa. Sebut saja Hungaria, Armenia, Bosnia, Kanada, Mesir, Italia, Swedia, Ceko, Mongolia, Papua Nugini, Amerika Serikat, Rumania, dan Vietnam.

Melansir Kompas, proyek tersebut dinamai “Ambassador Dig”. Sesuai namanya, para dubes ini harus menggali tanah yang nantinya digunakan sebagai pondasi rumah.

Baca juga: Rumah Layak Huni dengan Teknologi RISHA

“Saya senang karena teman-teman saya ikut bekerja di sini utuk membangun rumah bagi orang-orang miskin” ujar Duta Besar Amerika Serikat, Robert pada Selasa (19/4). “Dengan rumah layak yang lengkap dengan listrik dan sanitasi, akan mengubah kehidupan mereka.”

Para dubes ini dikelompokan untuk membangun tiga rumah. Robert termasuk pada kelompok atau rumah kedua. Tugasnya adalah menggali lubang berbentuk kotak dengan kedalaman 70 cm. “Saya menggali sampai kedalaman 70 centimeter. Itu dalam sekali,” tuturnya.

Kegiatan menggali tersebut dimulai pukul 09.00 WIB hingga 11.30 WIB. Mereka tampak bersemangat saat menggali lubang. Tentu saja, pekerjaan ini bukanlah hal yang biasa mereka lakukan sehari-sehari sebagai dubes.

Baca juga: Harga Rumah di Kemang Bogor Mulai Rp200 Jutaan

Sesekali mereka berhenti untuk minum atau bercanda dengan sesama rekan dubes. Salah satu dubes bahkan berkelakar, “Sepertinya saya akan alih profesi.”

Rumah pertama sudah masuk pada tahap penataan batu, mulai dari yang kecil hingga besar. Sementara untuk rumah kedua dan ketiga baru selesai proses penggalian.

Pasalnya, tanah yang digunakan cukup sulit digali karena banyak mengandung batu. Meski demikian, Robert mengaku bahagia karena mengerjakannya bersama rekan-rekan sesama dubes. (Vri)

rumah123.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me