Anak Usaha Agung Podomoro Tertutup soal Reklamasi Pulau G

Big Banner

JAKARTA – Pengembang properti PT Muara Wisesa Samudera (MWS) yang merupakan anak usaha Agung Podomoro Land tampak tertutup soal proyek reklamasi yang tengah digarapnya.

Pasalnya, dalam konferensi pers yang digelar oleh MWS terkait penghentian sementara reklamasi Pulau G, manajemen MWS yang diwakili oleh Assistant Vice President PT MWS Pramono enggan menjawab sejumlah pertanyaan yang lebih rinci yang dilontarkan para awak media. (Baca juga: Reklamasi Pulau G Teluk Jakarta Baru 18%)

Pertanyaan-pertanyaan yang enggan dijawab oleh MWS meliputi penjualan properti di lokasi proyek, jangka waktu persiapan perapian daratan yang telah terbentuk.

“Fokusnya itu dulu mas, tiga poin yang tadi disebutkan dalam konferensi pers,” kata Pramono, Kamis (21/4/2016).

Perlakuan tertutup berlanjut ketika para wartawan tidak diperkenankan mengambil foto maket atau replika dari pulau reklamasi yang dipajang di dalam mal Bay Walk Mall. (Baca juga: Pekerjaan Teknis Reklamasi di Pulau G Dihentikan)

“Maaf mas tidak boleh di foto,” ujar salah satu petugas security yang berjaga.

Untuk sekedar diketahui, konferensi yang digelar MWS hanya menitik fokuskan tiga poin, pertama MWS telah memenuhi persyaratan dan perizinan normatif yang dibutuhkan untuk reklamasi.

Kedua, MWS mengikuti keputusan pemerintah untuk menghentikan sementara reklamasi Pulau G, serta ketiga, anak usaha Agung Podomoro Land (APL) itu akan melakukan kajian dan pertimbangan keamanan dan keselamatan terhadap daratan yang telah terbentuk saat penundaan pekerjaan dihentikan.

property.okezone.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me