Kem-PUPR Bentuk Tim Pendataan Program Sejuta Rumah

Big Banner

Jakarta, mpi-update. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui   Direktorat   Jenderal   Penyediaan   Perumahan   bersama   denganse jumlah mitra kerja bidang perumahan membentuk Tim Pendataan ProgramSatu   Juta   Rumah   Tahun   2016.  Tim   ini   diharapkan   dapat menghimpun   data-data   pembangunan   rumah   untuk   masyarakat   sehingga hasilnya bisa lebih akurat.

“Kami (Kementerian PUPR-red) bersama para mitra kerja bidang perumahantelah   membentuk   tim   pendataan   Program   Satu   Juta   Rumah  Tahun   2016. Kami harap tim ini bisa menghimpun data-data pembangunan rumah yangsudah dibangun untuk masyarakat,” ujar Direktur Perencanaan Penyediaan Perumahan Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR, Dedy   Permadi   saat   membuka   kegiatan  Focus   Group   Discussion   (FGD) Startup  Pendataan Program Satu Juta Rumah 2016 yang diselenggarakanoleh Sub Direktorat Data dan Informasi, Direktorat Perencanaan PenyediaanPerumahan di Hotel Golden Boutique, Melawai, Jakarta Selasa  (19/04/2016

Dedy   menjelaskan,  tujuan   diselenggarakan   acara   ini   adalah   membahas strategi pendataan Program Satu Juta Rumah 2016 agar lebih optimal demi mencapai target satu juta rumah. Adapun Strategi Pendataan Program SatuJuta Rumah 2016 berbeda dengan tahun sebelumya.

“Tahun   ini   ditugaskan  ada   enam  koordinator   yang   bertanggungjawab  atasdata-data   perumahan   antara   lain   yang   dibangun  oleh   kontribusi  CSR   danLSM, Perbankan, Pengembang, Pemerintah Daerah, APBN dan Kementerian/Lembaga / BPJS Ketenagakerjaan,” terangnya.

Lebih   lanjut,   Dedy   menuturkan,  kegiatan   pendataan   Program   Satu   JutaRumah   merupakan   kegiatan   penting   dan   perlu   dilakukan   secara   intensifmengingat   luasnya   wilayah   Indonesia.  Padahal   pembangunan   rumahmerupakan kebutuhan dasar masyarakat yang harus dipenuhi sehingga dapatmeningkatkan kesejahteraannya masing-masing.

Saat   ini,   imbuh   Dedy,   diperlukan   satu   format   data   yang   sama   untuk memnghimpun data pembangunan rumah baik yang dimiliki oleh pemerintah pusat maupun pemerintah daerah  agar nantinya memudahkan    mitra kerjakami   seperti   pengembang,   perbankan   dan   pemerintah   daerah   maupun masyarakat bisa mengisi dan melaporkan hasil Program Satu Juta Rumah. “Kamijuga menerima  masukan dari beberapa peserta mengenai format data yang2 perlu dicek kembali karena beberapa memang ada juga peserta yang sudahmemiliki format sendiri. Kami akan coba sinkronkan  formatnya jadi satu dan disosialisasikan secara luas,” terangnya.

mpi-update.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me