Tren Hotel Budget Mengincar Pasar ‘Gemuk’ Kelas Menengah

Big Banner

Gemuknya pasar kelas menengah terutama yang kerap melakukan perjalanan bisnis dan wisata dengan keterbatasan budget menyebabkan para pengembang maupun operator tertarik memperbanyak portofolio mereka di sektor hotel bintang dua dan tiga ini.

Seperti ditulis Majalah Properti  Indonesia (MPI) edisi April 2016 sepanjang tahun 2015, hotel berbintang tiga dan lima menjadi  segmen yang paling banyak diminati di perkotaan. Setiap tahun permintaannya berkisar 2.500-3.000 unit, sedangkan hotel budget berkisar 2.000- 2.500 unit per tahun. “Segmen hotel yang paling banyak adalah ho tel bintang 3-5 di perkotaan dan hotel resort bintang 4-5 di kawasan wisata,” ujar analis properti dari Arsito Bangun Selaras, Torushon Simanungkalit, belum lama ini.

Berbeda dengan segmen bintang 3 dan lima di perkotaan, maka hotel budget akan berfokus pada kota-kota yang mulai tumbuh perekonomiannya. Menurut dia, tingginya permintaan properti hotel tidak terlepas dari kondisi Indonesia yang masih memiliki pertumbuhan ekonomi positif . Pembangunan berbagai infrastruktur darat, laut, dan udara akan medorong meningkatnya pertumbuhan investasi. “Sekaligus akan mendorong tumbuhnya agenda pertemuan bisnis,” kata dia. Di sisi lain, tambahnya, ditopang oleh daya tarik parawisata nasional seperti Bali, Yogyakarta, Bandung, dan Lombok.

Kedatangan wisatawan atau pebisnis yang membutuhkan hotel itu juga dipicu oleh promosi pariwisata nasional. “Baik itu yang dilakukan oleh pemerintah, maupun oleh swasta di luar dan di dalam negeri,” jelas Torushon.

Pada bagian lain, jelasnya, kapitalisasi properti hotel diprediksi melonjak sekitar 20% pada 2016 menjadi sekitar Rp 24,67 triliun. Pada 2015, kapitalisasi hotel tercatat sekitar Rp 20,18 triliun. Kapitalisasi tahun ini naik lebih dari dua kali lipat dibandingkan kapitalisasi lima tahun lalu. Tren permintaan hotel ditaksir terus meningkat seiring getolnya pemerintah menargetkan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman). Pemerintah pada 2020 menargetkan kunjungan wisman hingga 20 juta orang. (MRR)

mpi-update.com