Apartemen Di Surabaya Tembus Rp 39 Juta Per Meter Persegi

SolusiProperti.Com- Predikat termahal itu dicapai apartemen Graha Golf yang dikembangkan PT Intiland Development Tbk di area pengembangan Graha Famili, Surabaya Barat.Menurut Wakil Presiden Direktur PT Intiland Development Tbk Sinarto Dharmawan, harga tersebut merupakan harga pasar aktual.”Sementara harga apartemen The Rosebay juga di Graha Famili sekitar Rp 33 juta hingga Rp 38 juta  

jika dihitung dalam satuan unit, harga apartemen Graha Golf dan The Rosebay terhitung kompetitif, yakni sekitar Rp 3 miliar-Rp 4 miliar. Angka tersebut jauh lebih murah bila dibandingkan harga rumah di Graha Famili yang tipe terkecilnya saja saat ini sudah berada pada level Rp 9 miliar untuk ukuran 180/200.Tingginya harga apartemen tersebut, lanjut Sinarto, karena pasokannya terbatas. Masing-masing hanya 158 unit dan 229 unit. Sementara potensi kebutuhan (pasar) sekitar 3.000 orang. Potensi pasar tersebut adalah penghuni perumahan Graha Famili yang melakukan pembelian properti secara berulang untuk generasi kedua dan ketiganya. “Repeat customer dari mereka sangat besar. Jadi, dengan memasok ratusan unit pun akan terserap cepat,” cetus Sinarto.   Sementara apartemen lainnya yakni Darmo Hill yang dibangun PT Lamicitra Nusantara Tbk dibanderol seharga Rp 25 juta per meter persegi. Menyusul BeSS Madison besutan PT Mandiri Sukses Sejahtera sekitar Rp 24,5 juta per meter persegi.Berikutnya adalah Grand 
Dharmahusda Lagoon di Surabaya Timur dengan angka Rp 16,5 juta per meter persegi dan Bale Hinggil milik PT Tlatah Gema Anugerah yang dipatok Rp 12,5 juta per meter persegi.Termurah adalah apartemen Madison Avenue yang digarap PT Kertabakti Raharja yang ditawarkan Rp 10 juta per meter persegi. 
(Ys)

solusiproperti.com