Program Sejuta Rumah Harus Didukung Banyak Lembaga Keuangan

Big Banner

JAKARTA – Program sejuta rumah yang dicanangkan pemerintaha Jokowi-JK hingga kini masih banyak menemui kendala. Untuk itu, diperlukan peranan pemerintah daerah (Pemda) dalam mendorong pembangunan rumah rakyat di daerah.

Ketua DPD REI Banten, Soelaeman Soemawinata mengatakan, selain perlunya meningkatkan peran kelembagaan Pemda dalam mengurusi perumahan rakyat, dirinya juga menyoroti pentingnya adanya lebih banyak skim khusus pembiayaan baru yang menyentuh berbagai kelompok MBR termasuk MBR sektor informal dan masyarakat miskin. (Baca juga: Program Sejuta Rumah Hadapi Masalah Perizinan hingga Lahan)

 

“Salah satunya dengan menggandeng Lembaga Penjaminan dan Lembaga-Lembaga Non-Perbankan lainnya. Dalam sejarah Indonesia, sektor informal ini adalah salah satu kekuatan ekonomi yang tangguh,”katanya dalam keterangan tertulis, Jumat (22/4/2016).

Contohnya, seperti pedagang kaki lima yang tidak lekang dalam situasi ekonomi negara apapun termasuk saat krisis moneter 1998. Namun dalam konsep pembiayaan perumahan saat ini, skim dan aspek legal untuk sektor informal belum ada. (Baca juga: Kementerian PUPR Bentuk Tim Pendataan Program 1 Juta Rumah)

“Dari sisi perbankan ada beberapa terobosan yang bisa dilakukan misalnya Pemda menggandeng bank-bank daerah untuk mendukung pembiayaan KPR bagi MBR sektor informal. Bisa dengan pola menabung dulu uang muka di bank daerah, dan kemudian dilanjutkan KPR dengan pola cicilan yang dikutip setiap hari,” jelasnya.

property.okezone.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me