Selimut Bulu Bebek Dijual Rp 188 Juta

Big Banner

KOMPAS.com – Selimut atau duvet senilai 10.000 poundsterling (Rp 188,8 juta) yang diisi dengan bulu dada bebek Eider betina mulai dijual di John Lewis Islandia, toko dalam jaringan atau daring (online) yang menjual berbagai jenis barang.

Selimut ini menargetkan keluarga yang ingin berinvestasi atas lamanya jangka waktu penggunaan.

Tampaknya produk ini menjadi penangkal mode yang biasanya cepat berlalu dan membuat orang-orang memilih untuk menggunakan seprai yang tahan lama.

Seorang juru bicara menjelaskan, dalam beberapa tahun terakhir, telah perkembangan keinginan masyarakat untuk berinvestasi dalam kualitas tidur.

Hal ini ditunjukkan dengan rata-rata orang yang menghabiskan waktu di matras meningkat dan penjualan sarung bantal sutra meroket.

“Akibatnya kami meluncurkan produk baru yang kami percaya akan membantu pelanggan kami tidur lebih baik dan juga dapat mengakhiri ‘perang’ mencari selimut baru,” kata juru bicara tersebut.

Melalui John Lewis, pembeli bisa memilih selimut pribadi mereka sendiri dalam bentuk, ukuran, atau mantel.

Selimut yang dibuat Herbert Parkinson ini memiliki rentang terbesar dan paling beragam. Selimut tersebut berukuran emperor, yang berarti 30 persen lebih besar dari ukuran king.

Bebek Eider membuat sarang mereka dengan bulu lembut yang dipetik dari dada bebek betinanya. Bulu tersebut dipanen langsung dengan tangan setelah anak itik cukup tua untuk meninggalkan sarang.

Herbert Parkinson sebelumnya telah membuat bantal dan selimut untuk John Lewis di Lancashire sejak tahun 1935.

properti.kompas.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me