Pendapatan Properti Asing Diprediksi Capai Rp 45 Triliun

Big Banner

Berdasarkan atas Peraturan Menteri Nomor 13 Tahun 2016 yang dikeluarkan pada Maret lalu, kini WNA (Warga Negara Asing) sudah boleh memiliki properti di Indonesia dengan syarat tertentu.

Terkait hal tersebut, Panangian Simanungkalit, Direktur Eksekutif Pusat Studi Properti Indonesia (PSPI) memprediksi bahwa setidaknya negara akan mampu meraup omzet hingga Rp 45 triliun di tahun depan.

Menurut pengakuannya, jumlah ekspatriat ada sekitar 70 ribu orang. Dari angka tersebut, setidaknya potensi pembeli properti oleh asing adalah 20 persennya atau 14 ribu jiwa. Bahkan angka tersebut dinilai masih bisa naik jika pemerintah mendukung kemudahan perizinan untuk tinggal.

BACA JUGA : BERSIAPLAH, WARGA ASING BISA BELI HUNIAN MINIMAL RP 750 JUTA

Di sisi lain, Eddy Hussy, Ketua DPP REI mengaku bahwa saat ini, porsi segmen properti asing masih tergolong kecil jika dibandingkan dengan pembeli domestik. Tapi ia optimis bahwa regulasi terbaru terkait kepemilikan asing mampu meningkatkan nilai jual properti asing secara signifikan.

“Properti kita tergolong lebih menarik dibandingkan negara tetangga,” tegas Eddy Hussy seperti informasi yang diterima oleh Rumahku.com.

rumahku.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me