Desain Kamar Tidur Yang Tepat Untuk Penderita Insomia

Big Banner

Jakarta,SolusiProperti.com-Desain kamar tidur yang sehat dapat meningkatkan kualitas tidur. Kamar tidur perlu ditata agar suasananya kondusif dan membuat kita tidur lebih mudah. Salah satu caranya adalah dengan memisahkan area ranjang dengan area aktivitas lain. Anda juga perlu memilih warna-warna gelap untuk perabot dan aksesoris di kamar, dan memasang lampu di lantai yang menyorot ke atas (up-lighting) bukan langsung ke area ranjang.

Masalah tidur bukanlah sekadar tersedianya banyak waktu untuk beristirahat, tapi seberapa baik kualitasnya. Para penderita insomnia perlu mencermati seberapa jauh kondisi kamar tidurnya menunjang kualitas istirahat sehingga bisa mengoptimalkan waktu tidur.

Kamar sebaiknya memiliki penyinaran dan penghawaan yang cukup, tidak berlebihan dan tidak kekurangan. Sirkulasi keluar-masuk udara (cross ventilation) di dalam ruang mutlak diperlukan untuk mengurangi kelembaban. Udara lembab yang tidak mengalir akan mengganggu kenyamanan dan kesehatan penghuninya.

Desain fisik kamar perlu dilengkapi bukaan jendela dan bovenlitch secukupnya untuk mengalirkan udara sekaligus memasukkan pencahayaan alami. Tapi, keterbukaan kamar tidur juga perlu disesuaikan dengan tingkat privasi penghuni.

Suhu kamar dan pencahayaan harus dikontrol untuk membuat kamar kondusif dan mendorong mudah tidur. Usahakan pemakaian pendingin udara menjadi pilihan terakhir dalam pengendalian suhu ruang, setelah upaya alami tidak dapat dilakukan.

Orientasi kamar sebaiknya menghindari arah barat dan timur secara frontal. Bidang dinding kamar tidur yang terkena sinar matahari langsung akan menyerap panas ke dalam ruang lebih banyak. Karena itu kamar memerlukan pendekatan desain yang kontekstual, seperti menambah lebar teritisan atap untuk melindungi sisi dinding dari terpaan matahari.

Posisi ranjang yang menghadap langsung ke arah timur atau barat akan membuat penghuni mengalami depresi setiap hari. Pasalnya, ketika bangun pagi atau istirahat siang, langsung menatap sinar matahari dan panasnya dapat menusuk badan. Prinsipnya penyinaran alami diperlukan tapi intensitas dan arah datangnya harus diperhatikan.

Untuk mengendalikan intensitas matahari yang sangat menyilaukan, bisa dipakai jenis tirai berbahan black-out yang mampu menahan sinar langsung antara 9099 persen.

Fungsi-fungsi tambahan lain seperti meja belajar, lemari baju, meja rias, dan lain-lain sebaiknya ditempatkan terpisah di ruang lain. Kalau tetap ingin ditampung di dalam kamar tidur, perlu ditata dengan baik sehingga tidak mengurangi kualitas ruang. (YN)

solusiproperti.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me