Prospek Bisnis Perumahan di Palu Menjanjikan

Big Banner

Palu – Prospek bisnis perumahan khususnya rumah subsidi dari pemerintah pada 2016 di Sulawesi Tengah (Sulteng) diprediksi membaik karena kebutuhan dan pertumbuhan masyarakat semakin meningkat.

“Bisnis perumahan khususnya rumah murah tetap bagus karena banyak kemudahan yang diberikan kepada konsumen,” kata Ketua Real Estat Indonesia (REI) Sulteng, H Liardi, di Palu, Jumat (22/4).

Dia mengatakan, selain meningkatnya kebutuhan dan pertumbuhan masyarakat khususnya di Kota Palu, masyarakat juga mengalami perubahan pola hidup sosial yang cenderung ingin mandiri.

“Dulu kan orang masih ada pikiran kumpul bersama dalam satu rumah. Sekarang tidak seperti itu lagi. Orang cenderung mandiri, ingin punya rumah sendiri,” katanya.

Menurut Liardi, pihak REI Sulteng, tidak menetapkan target pembangunan perumahan karena kebutuhan rumah se Sulawesi Tengah hingga saat ini tidak pernah terpenuhi.

“Kita tidak ada kuota, yang jelas kita dukung program pemerintah satu juta rumah,” katanya.

Dia mengatakan saat ini Sulawesi Tengah masih kekurangan sekitar 90.000 unit rumah. Sementara, untuk memenuhi kebutuhan setiap tahunnya kemampuan REI belum mampu memenuhi seluruh kebutuhan tersebut.

Liardi mencontohkan, pada 2015 realisasi perumahan yang dibangun REI untuk rumah subsidi hanya 800 unit dari 3.000 unit yang ditargetkan. “Kemarin memang kita agak lambat sudah hampir pertengahan tahun baru bergerak,” katanya.

Saat ini, perusahaan yang terdaftar di REI Sulawesi Tengah sekitar 150 perusahaan namun yang aktif hanya sekitar 50 perusahaan. “Jumlah perusahaan setiap tahunnya juga cenderung bertambah,” katanya.

/FER

ANTARA

beritasatu.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me