Usung Konsep Unik, Penjualan Dave Apartment Lewati 50 Persen

Big Banner

Jakarta – Majalah MyHome bekerjasama dengan Aliansi Jurnalis Properti dan Keuangan(AJPK) menggelar malam penghargaan Indonesia myHome Award (IMHA) 2016. Acara ini diharapkan menjadi panduan serta inspirasi dalam memilih desain hunian dan produk bahan bangunan.

Dalam kesempatan ini, sejumlah pengembang properti mendapatkan penghargaan IMHA 2016. Penghargaan tersebut sebagai bentuk dari kerja keras pengembang dalam mendesain hunian yang unik. Sehingga bisa menginspirasi pengembang lainnya dalam menjual produk propertinya.

Satu diantara sekin banyak perusahaan pengembang yang meraih penghargaan IMHA 2016 adalah Diamond Land Development yang merupakan developer Dave Apartment. Pengembang yang memiliki banyak proyek di kawasan Depok dan sekitarnya ini, berhasil meraih penghargaan dalam kategori Produk Inovatif Apartemen, bertajuk “Apartemen Pelajar dengan Mezzanine Multi-Fungsi (Resourceful)”.

Ditemui disela-sela malam penganugerahan IMHA 2016 yang berlangsung di Grand Sahid Hotel, President Director Diamond Land Development, Adam Bilfaqih, mengatakan, sejak diluncurkan pada Mei 2015 lalu, penjualan unit Dave Apartment telah mencapai angka 50 persen.

“Kecepatan penjualan ini tak lepas dari konsep yang memang unik dibandingkan dengan produk lain di kelasnya. Hal ini, tentu menjadi value added tersendiri bagi konsumen. Terlebih, lokasi proyek ini terbilang premium. Selain sangat dekat dengan Universitas Indonesia, lokasi Dave Apartment juga dekat dengan rencana pembangunan akses Tol Cijago seksi II, dimana progres pembangunan infrastrukturnya sendiri sudah bisa terlihat di sekitar proyek ini berada,” ujar Adam.

Mengenai konsep “Mezzanine Multi Fungsi” yang dimiliki Dave Apartement, Adam menjelaskan, konsep tersebut dikembangkan oleh pihaknya untuk memenuhi kebutuhan segmentasi mahasiswa.

“Kita buat unit-unit Dave Apartment dengan ceiling tinggi, dan memiliki mezzanine yang multi-guna (resourceful). Nantinya, ruang mezzanine tersebut dapat dimanfaatkan untuk berbagai keperluan, mulai dari ruang tidur, ruang belajar hingga perpustakaan mini. Bentuknya dinamis dan khas kebutuhan pelajar,” imbuh Adam.

Selain konsep desain yang unik untuk dihuni sendiri, lanjut dia, Dave Apartment juga potensial untuk disewakan kepada kalangan mahasiswa. “Kalau merujuk harga sewa kamar kos di sekitar lokasi proyek yang bisa mencapai Rp 3 jutaan per bulan, maka sudah kelihatan tarif sewa minimal di apartemen ini nantinya,” kata Adam.

Lebih lanjut Adam menambahkan, Dave Apartment yang berlokasi di jalan Palakali Raya Kukusan, Depok ini, dibangun di atas lahan seluas 4000 meter persegi (M2). Apartemen berketinggian 25 lantai ini, nantinya memiliki total 868 unit. Untuk investasinya sendiri, pihak pengembang menggelontorkan dana sebesar Rp 200 miliar untuk membangun apartemen termasuk beragam fasilitas di dalamnya.

“Respon yang kami terima dari masyarakat sangat positif. Mayoritas konsumen memilih tunai keras sebagai metode pembayaran, sisanya mengangsur bertahap ke developer. Kami optimis trennya akan terus meningkat. Saat ini, progres pembangunan Dave Apartment sendiri sudah memasuki fase struktur lantai dua. Keseluruhan proses pekerjaan pembangunan sendiri diharapkan rampung pada semester akhir 2017,” tambah Adam.

Feriawan Hidayat/FER

BeritaSatu.com

beritasatu.com