Pantai Indah Kapuk, Kawasan yang Kembali “Hidup”

Big Banner

JAKARTA, KOMPAS.com – Reputasi Pantai Indah Kapuk meredup setelah “ditenggelamkan” banjir besar pada 1997, dan 2002.

Kawasan yang identik dengan hunian megah nan mewah ini sempat mengalami stagnasi dan tidak menunjukkan perkembangan.

Sampai kemudian Agung Sedayu Group dan beberapa pengembang, termasuk Salim Group yang kembali menunjukkan tajinya, menyulapnya menjadi sehidup kawasan lainnya di Jakarta Utara.

Pantai Indah Kapuk pun kembali ramai diperbincangkan. Kalangan investor dan pemburu keuntungan dari produk properti berbondong-bondong ke kawasan ini.

Tak sampai setahun, menurut Prinsipal Li Realty, Ali Hanafia, pertumbuhan harga lahan dan properti di Pantai Indah Kapuk sama tingginya dengan di kawasan Sunter, Kelapa Gading, ataupun Ancol.

“Saat ini harga tanah di Pantai Indah Kapuk sudah mencapai Rp 20 juta hingga Rp 30 juta per meter persegi,” ujar Ali kepada Kompas.com, Jumat (22/4/2016).

Dengan alasan itulah, Hype, penyelenggara kegiatan atau event organizer (EO) menggelar bazaar “Hype Street Food and Design Market” di kawasan ini. Mereka menganggap sangat hidup karena dikelilingi berbagai macam fasilitas.

“Pantai Indah Kapuk lokasi yang paling kekinian di (Jakarta) Utara. Kalau malam, banyak anak-anak muda yang berkumpul di sekitar sini,” ujar CEO Hype.id Willy Kurniawan di Hype Land, Pantai Indah Kapuk, Jakarta, Sabtu (23/4/2016).

Willy menuturkan, “Hype Street Food and Design Market” tidak hanya ditujukan untuk kalangan muda, tetapi juga anak-anak bahkan orang dewasa.

Dengan demikian, bazaar ini cocok dikunjungi oleh keluarga yang ingin menghabiskan waktu akhir pekan. Di Hype Land, pengunjung bisa berbelanja produk fashion dan makanan.

Selain itu, terdapat fasilitas pendukung, seperti Dog Park, Kids Area, dan Garden House juga dibuat untuk kenyamanan pengunjung sembari berbelanja atau menyantap hidangan.

Hype juga menerapkan konsep eksklusif, artinya produk-produk yang ditawarkan para tenant haruslah unik.

“Saya batasi maksimal produk yang sama itu dua. Kalau misalnya produk yang sama sampai lima, kasihan mereka (harus bersaing),” jelas Willy.

“Hype Street Food and Design Market” diselenggarakan sampai Desember 2016. Selama setahun ini, bazaar akan digelar setiap minggu pertama dan terakhir di tiap bulannya.

Area Hype Land memiliki luas 20.000 meter persegi. Gedungnya sendiri adalah seluas 5.000 meter persegi yang dibagi menjadi area makanan 2.000 meter persegi dan area fashion 3.000 meter persegi.

properti.kompas.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me