Awas, ”Setan” Makelar Bergentayangan!

Big Banner

Semua pebisnis properti pasti pernah menghadapi yang satu ini. Ya, makelar tanah.

Tak semua makelar jujur dalam berbisnis. Karenanya setiap pebisnis perlu berhati-hati dalam menghadapi makelar tanah. Berikut beberapa strategi untuk menghindari makelar tanah yang nakal:

– Usahakan jangan pernah melakukan transaksi pembelian tanah secara langsung hanya dengan makelar. Sebaiknya, kamu minta dikenalkan kepada pemilik tanahnya langsung.

– Ketahui pasti harga sebenarnya dari lahan yang diinginkan. Jangan hanya percaya harga yang ditawarkan makelar.

Baca juga: Jual Properti itu Mudah, Kok!

– Jangan lupa periksa surat menyurat kepemilikan. Jika sertifikat, serta cek keabsahannya kepada staf Badan Pertanahan Nasional (BPN).

– Jangan sekali-kali mengizinkan orang-orang yang mengaku petugas BPN atau Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) untuk mengukur tanah kamu dengan alasan tertentu.

– Selain itu, jangan pernah menyerahkan dana pembelian (misal DP) kepada makelar, meski mereka mengatasnamakan pemilik lahan. Sebaiknya, kamu langsung membayarkan dana pembelian pada pemilik langsung .

Baca juga: Berminat Jadi Developer?

– Kuasai atau pahami betul riwayat tanah, paling tidak ada penguatan dari saksi-saksi seperti RT/RW atau kelurahan setempat.

– Terakhir, selalu ada hitam di atas putih. Hal ini terkait jika makelar tidak percaya pada kamu atau takut jatah mereka menguap setelah terjadi transaksi. Ada baiknya buatkan surat kesepakatan pemberian komisi dengan syarat mereka mau menunjukkan siapa pemilik lahan yang sebenarnya.

rumah123.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me