PBP Garap Padina SOHO & Residence di Kawasan Daan Mogot

Big Banner

Jakarta – Salah satu anak usaha PT Patra Dinamika (PADI), PT Patra Bangun Properti (PBP), meluncurkan proyek Padina Soho & Residence di kawasan Daan Mogot. Proyek yang berdiri di atas lahan seluas 4.181 meter persegi ini, akan mengkombinasikan hunian apartemen dengan small office home office (Soho) ditambah area komersial.

Direktur Utama PBP, Achmad Djaelani, mengatakan, sebagai proyek pertama yang mengusung konsep Soho di kawasan Daan Mogot, proyek ini lahir karena adanya kebutuhan ruang usaha yang terintegrasi dengan hunian. “Padina Soho & Residence akan menjadi alternatif pilihan ruang komersial, sekaligus menjadi hunian modern dengan fasilitas yang lengkap,” ujar Ahmad di Jakarta, Minggu (24/4) petang.

Konsep Soho yang dikembangkan PBP, kata dia, terdiri atas 66 unit, dengan pilihan luasan unit mulai 69 meter persegi hingga 115 meter persegi dan ditawarkan dengan harga Rp 1,2 miliar. Selain unit Soho, kata Ahmad, pihaknya juga menawarkan dua tower apartemen (A dan B) dengan total 380 unit, yang terbagi atas luasan 24,5 meter persegi hingga 113 meter persegi.

“Adapun untuk harga jual unit apartemen, berkisar antara Rp 380 juta hingga Rp 2 miliar. Harga jual apartemen Padina, relatif terjangkau dibandingkan dengan produk sejenis yang ada di sekitar Jakarta,” imbuh Achmad.

Dipasarkan sejak Desember tahun lalu, lanjut dia, untuk tower A yang memiliki total 190 unit, tingkat penjualannya sudah mencapai angka 70 persen. “Sementara untuk tower B, kami belum mulai pemasarannya,” kata dia.

Menyoal fasilitas yang disediakan, lanjut Achmad, Padina Soho & Residence menghadirkan beragam kelengkapan mulai dari tropical pool, jacuzzi, fitness center, ruang ibadah, mini market, taman bermain, serta sistem keamanan menggunakan smart card. “Selain itu, lokasi proyek ini berada di kawasan yang memiliki akses strategis, dilewati oleh jalur busway, kereta bandara, serta akses tol lingkar luar 1 dan 2,” tambahnya.

Direktur Operasional PBP, Coki Lubis, menambahkan, kehadiran proyek ini untuk kedepannya karena melihat perkembangan kawasan Daan Mogot semakin menjanjikan. Terlebih, kata dia, infrastruktur yang ada di kawasan Daan Mogot merupakan ruas jalan utama penghubung antara Jakarta dan Tangerang.

“Dalam beberapa waktu ke depan, lokasi ini semakin mudah diakses dengan dibangunnya KRL Comuter Line sekelas kereta bandara di Kualanamu, Medan. Selain itu, tol lingkar luar 2 yang menghubungkan Jagorawi-Soekarno Hatta yang ditargetkan rampung pada 2018. Terlebih, dalam waktu dekat ini jalan Daan Mogot juga akan diperbesar,” tambah Coki.

Feriawan Hidayat/FER

BeritaSatu.com

beritasatu.com