Bersiap Ngemal di PIM 3

Big Banner
Ilustrasi mal. Foto: rumah123.com/Istock

Pondok Indah Mall (PIM) 1 dan 2 sudah dikenal publik. Kini, tak lama lagi akan dibangun PIM 3 pada semester kedua 2016.

Rencana tersebut diungkapkan oleh Wakil Presiden Direktur PT Metropolitan Kentjana Tbk, Jeffri S Tanudjaja.

“Setelah Lebaran tahun ini, PT Metropolitan Kentjana Tbk akan memulai pembangunan PIM 3 dan juga menara perkantoran yang berada di atasnya,” kata  Jeffri seperti dikutip dari Kompas.com, Minggu (24/4) di Jakarta.

Menurut Jeffri, pusat perbelanjaan PIM 3 tersebut dirancang dengan luas area sewa atau leaseable area 55.000 meter persegi. Kelas PIM 3 akan berada di atas pusat belanja pendahulunya, yakni PIM 1 dan PIM 2.

Metropolitan Kentjana akan mengadopsi konsep gaya hidup eksklusif, modern, dan mewah untuk PIM 3. Jeffri optimistis PIM 3 dapat terserap pasar.

“Kami yakin, PIM 3 bakal mendapat sambutan positif dari para peritel, baik nasional maupun internasional, mengacu pada tingkat hunian PIM 1 dan PIM 2 yang mencapai rerata di atas 98 persen,” ujar Jeffri.

Baca juga: Pondok Indah Residences Tutup Atap Tower Ketiga

Dengan tingkat hunian setinggi itu, harga sewanya pun di atas rerata pusat belanja lainnya di kawasan Jakarta Selatan. Saat ini, harga sewa serentang Rp450.000 hingga Rp1 juta per meter persegi per bulan, di luar biaya servis (service charge).

Selain itu, dia menambahkan, pusat perbelanjaan baru ini berada di kawasan perumahan elite yang notabene penghuninya punya daya beli tinggi dan butuh tempat-tempat hiburan, belanja, dan bersosialisasi.

Di atas PIM 3, Metropolitan Kentjana juga akan membangun menara perkantoran dengan luas area sewa 45.000 meter persegi. Namun, untuk saat ini, mereka tengah fokus menyelesaikan pembangunan Hotel InterContinental berkamar 300.

Apartemen servis tersebut juga dikelola InterContinental Hotels Group (IHG), dan apartemen Pondok Indah Residences.

“Kami akan membangun underpass menuju PIM 3, dan akses langsung atau sky bridge ke PIM 2, PIM 1, Street Gallery, dan Padang Golf,” katanya.

Jeffri menyebutkan, total nilai konstruksi atau gross development value (GDV) proyek baru tersebut adalah Rp5 triliun.

rumah123.com