Tangsel  dan BPN Lakukan Sensus Pertanahan

Big Banner

Housing-Estate.com, Jakarta – Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Badan Pertanahan Nasional (BPN) bekerja sama dengan Pemkot Tangerang Selatan (Tangsel), Banten, untuk melakukan sensus data pertanahan dalam rangka mendukung kebijakan satu peta (one map policy). Tahap pertama proyek ini mencakup tujuh  kelurahan yaitu Ciputat, Cipayung, Serua, Jombang, Sawah Lama, Sawah Baru, dan Serua Indah.

kavling1

“Sensus ini dilakukan untuk mendapatkan bank data pertanahan lengkap mulai data kepemilikan, penggunaan, penguasaan, pemanfaatan, pajak, dan perizinan bidang tanah. Kita lakukan ini proaktif tanpa menunggu permohonan dan ini salah satu cara untuk mencegah konflik lahan karena data pertanahan nantinya akan sangat lengkap,” ujar Ferry Mursydan Baldan, Menteri ATR/Kepala BPN, saat penandatanganan MOU di Tangsel, pekan lalu.

Sensus lahan di tujuh kelurahan ini ditargetkan rampung tahun 2018 dan dibuat dengan skala 1:1.000. Sensus akan dilakukan tim yang terdiri dari petugas BPN, Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPP-KAD), petugas kecamatan-kelurahan, serta pemuda Karang Taruna setempat.

Ferry menyebut data pertanahan lengkap ini akan mengurangi sengketa dan tumpang tindih kepemilikan. Manfaat lainnya dapat digunakan untuk memantau hak atas tanah dan perizinan yang telah diberikan sekaligus menciptakan layanan pertanahan terpadu untuk dunia usaha dan masyarakat.

“Kalau data pertanahan sudah lengkap nantinya konflik pertanahan akan selesai sendiri karena orang tidak bisa lagi mengaku-ngaku lahan ini miliknya. Kami juga menghimbau seluruh daerah mau melakukan MOU dan transparan dalam hal status lahan di kawasannya,” imbuhnya.

housing-estate.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me