Bandung Terpilih sebagai Proyek Percontohan Basis Data Jalan

Big Banner

Bandung – Puslitbang Jalan dan Jembatan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kempupera), bekerjasama dengan Korea International Cooperation Agency (KOICA) memilih Kota Bandung sebagai pilot project implementasi Indonesia Road Data Center Operation (IRODCO).

IRODCO sendiri, merupakan sebuah konsep sistem penyimpanan basis data jalan yang terintegrasi dalam sebuah pusat penyimpanan (data center).

“Data dari berbagai institusi terkait bidang jalan, nantinya dapat disimpan, diolah dan dikelola untuk dijadikan informasi dengan nilai tambah di dalamnya. Konsep IRODCO dibangun dengan menganalisa data yang dimiliki oleh berbagai institusi penyelenggara jalan di Indonesia,” ungkap Kepala Puslitbang Jalan dan Jembatan (Pusjatan) Kempupera, Herry Vaza dalam siaran persnya, Rabu (27/4).

Herry Vaza menambahkan, kegiatan IRODCO terbagi dalam beberapa tahapan yang panjang dengan total waktu pelaksanaan hingga 20 tahun. Setelah menyelesaikan penyusunan master plan pada tahun lalu, tahun ini merupakan fase krusial dari rangkaian project IRODCO. Karena sudah masuk tahap pelaksanaan pilot project dengan mengambil lokasi di Kota Bandung.

Dengan dibantu oleh tenaga ahli dan perangkat teknologi informasi terbaru dari Korea, IRODCO akan mencoba membuat simulasi sistem satu database data jalan di Kota Bandung. Proyek hibah IRODCO merupakan proyek yang dikerjakan bersama oleh tiga institusi pusat (Kempupera, Kemhub dan Korlantas Polri) dan pemerintah daerah (Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemkot Bandung).

“Data Jalan Kota Bandung akan dikumpulkan di Data Center Pusjatan untuk dapat dibagi kembali kepada institusi Pemda di Tingkat Provinsi Jawa Barat, KemenPUPR, Kemenhub dan Korlantas POLRI,” tutur Herry Vaza.

IRODCO akan mengadopsi teknologi basis data jalan dan jembatan yang telah dikembangkan selama bertahun-tahun di Korea Selatan. Para ahli dari KOICA dan konsorsium KOTI akan membantu pengerjaan kegiatan ini berdasarkan pengalaman mereka dalam implementasi teknologi basis data di negaranya.

Apabila pilot project IRODCO di Kota Bandung berhasil, akan dilanjutkan implementasi IRODCO skala nasional. Namun hal tersebut masih membutuhkan kerja keras dari berbagai pihak yang terlibat, karena tidak dipungkiri proyek ini melibatkan 16 unit kerja di KemenPUPR, Kemenhub, Polri dan Pemda.

“Dalam mencapainya dibutuhkan komitmen besar dari tiap unit kerja, membuang ego sektoral dan memiliki visi ke depan. Dengan data jalan yang telah terintegrasi setidaknya beberapa simpul benang kusut pengelolaan data jalan di Indonesia akan dapat terurai,” katanya.

Terkait presentasi rencana implementasi pilot project IRODCO di Kota Bandung, Herry berharap agar semua pihak terkait dapat mendukung kelangsungan kegiatan tersebut. Dibutuhkan kesolidan dari tim agar proyek IRODCO tidak berhenti di tengah jalan, hingga tercapainya hasil yang diharapkan sehingga dapat mewujudkan ketersediaan data jalan dan jembatan nasional yang dapat mendukung pembangunan infrastruktur di Indonesia.

Investor Daily

Imam Muzakir/FER

Investor Daily

beritasatu.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me