Reklamasi Ditunda, Bagaimana Nasib Pengembang?

Big Banner

JAKARTA – Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Rizal Ramli akhirnya memutuskan untuk menunda pelaksanaan proyek reklamasi. Proyek yang digagas oleh pemerintah DKI Jakarta ini diputuskan untuk ditunda karena masih terdapat beberapa peraturan yang masih perlu dibahas kembali, termasuk peraturan daerah mengenai zonasi wilayah pesisir. Lantas, bagaimana nasib para pengembang akibat penghentian proyek ini?

Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution mengungkapkan, nasib para pengembang hingga saat ini belum dibahas dalam lingkup kemeterian. Bahkan, dalam rapat mengenai reklamasi yang dilaksanakan bersama Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada hari ini, nasib pengembang juga belum dibahas oleh pemerintah.

Menurut Darmin, saat ini pemerintah masih fokus untuk menata ulang pelaksanaan proyek reklamasi. Para pengembang pun masih harus menunggu keputusan pemerintah terkait kelanjutan dari proyek ini. (Baca juga: Rizal Ramli Yakin Kegiatan Reklamasi Jakarta Sudah Berhenti)

“(Nasib pengembang) tidak dibicarakan. Pokoknya dirancang ulang, direncanakan dulu,” kata Darmin di kantornya, Jakarta, Rabu (27/4/2016).

Saat ini, kata Darmin, Presiden Jokowi meminta jajaran pemerintahan pusat dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk fokus menyatukan perencanaan dari proyek-proyek reklamasi. Waktu yang dibutuhkan pun ditargetkan dapat mencapai 6 bulan.

“Tadi presiden menyatakan untuk disatukan perencanaannya. Sehingga nanti tanahnya atau yang lainnya dapat disatukan. Paling lama itu enam bulan. Sama dengan moratorium 17 pulau itu,” ungkap Darmin. (Baca juga: HOT PROPERTY: Reklamasi, ‘Operasi Plastik’ Muka Jakarta)

Untuk diketahui, saat ini PT Agung Podomoro Land Tbk melalui PT Muara Wisesa Samudera telah menggunakan jasa dari perusahaan ternama asal Belanda, Boskalis International. Hal ini pun dikeluhkan oleh Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama karena dikhawatirkan akan diprotes oleh pengusaha. Namun, Rizal Ramli tetap menegaskan bahwa program ini harus dihentikan.

property.okezone.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me