Gerbang Kudus Kota Kretek Senilai Rp16 Miliar

Big Banner

KUDUS – Gerbang Kudus Kota Kretek (GKKK) di kawasan Taman Tanggul Angin, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus senilai Rp16 miliar akan diresmikan malam ini. Proyek tersebut semuanya didanai PT Djarum Kudus.

Senior Manager Public Affairs PT Djarum, Purwono Nugroho mengatakan gerbang ini melambangkan kota asal dari rokok kretek yaitu Kudus. Karena itu, gerbang tersebut diberi nama Gerbang Kudus Kota Kretek (GKKK).

Pekerjaan pembangunan Gerbang Kudus Kota Kretek dimulai 2 Januari 2014. Tetapi karena banjir maka groundbreaking atau peletakan batu pertamanya baru dilaksanakan 22 April 2014.

“Proyek ini selesai pada 12 Juli 2015. Biaya total pembangunan gerbang yang difasilitasi PT Djarum ini sebesar Rp16 miliar,” ujar Purwono Nugroho.

GKKK yang berada tepat di jalur pantura Kudus itu diproyeksikan menjadi ikon baru Kota Kretek. “Dengan bangunan gerbang yang futuristik, Kudus diharapkan bisa mengokohkan diri sebagai Kota Kretek,” katanya.

Gerbang Kudus Kota kretek memiliki filosofi dalam setiap unsur bangunannya. Bagian atas yang berbentuk daun tembakau dengan jumlah jari-jari sebanyak 59 ruas, memiliki makna tersirat. Angka 5 sebagai lambang rukun Islam, angka 9 memaknai Walisanga. Bagian bawah, berbentuk 4 tiang cengkeh yang menopang daun tembakau, sejatinya melambangkan 4 pilar kebangsaan, yakni Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan NKRI.

Perpaduan bahan stainless steel dan beton dengan bentuk simetris menjadi simbol kekinian kota industri dan kekokohan religiusitas masyarakat dalam kehidupan yang penuh harmoni. Bangunan yang berada di sebelah timur Jembatan Tanggul Angin atau perbatasan Kabupaten Kudus dengan Kabupaten Demak ini dibuat dengan menggunakan fondasi tiang pancang.

Adapun dinding, balok, dan kolomnya adalah beton bertulang. Berdiri di atas lahan seluas 1106 m², bentuk bangunan GKKK menyerupai daun tembakau yang memayungi sisi kiri dan kanan ruas jalan. Tinggi bangunan Gerbang Kudus Kota Kretek adalah 12 meter dari permukaan jalan. Bentang daun atau lebar gerbang 21 meter.

Panjang daunnya 48,75 meter. Sekitar awal 2015, GKKK sudah dibuka untuk umum dan mulai menampakkan kemegahannya. Banyak pengendara yang sengaja mengurangi kecepatan dan berhenti di pinggir jalan untuk melihat kemegahannya. Keberadaan GKKK diharapkan menjadi magnet untuk menarik wisatawan datang ke Kabupaten Kudus.

Sindaka, dari Djarum Foundation, menambahkan peresmian GKKK akan dimeriahkan dengan beragam hiburan. “Bangunan seperti ini merupakan pertama kali di Indonesia. Belum ada di daerah lainnya,” ujarnya.

property.okezone.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me