SCG Gandeng 3 Arsitek Ulung Dirikan Bangunan Inspiratif

Big Banner

Bangsaen -Dunia arsitektur kian berkembang seiring berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi. Tidak melulu harus mengedepankan pemanfaatan material terkini, teknik arsitektur juga harus mengedepankan inovasi sehingga material sedehana bisa menghasilkan bangunan modern yang fungsional dan indah memanjakan mata.

Siam Cement Group (SCG) sebagai pemimpin inovasi bahan bangunan memperkenalkan kampanye yang diberi nama ‘Progressive Living’. Tiga arsitek top Thailand dilibatkan dalam kampanye ini untuk menghasilkan 3 bangunan sederhana yang bisa menjadi inspirasi dunia arsitektur modern dan mudah diaplikasikan di rumah.

detikFinance berkesempatan menjajal tiga bangunan tersebut yang terletak di Bangsaen (sekitar 85 km ke selatan Bangkok), Thailand, Selasa (26/4/2016). Berikut penampakannya.

Live for Reading Room

Bangunan pertama dirancang seorang arsitek bernama Duangrit Bunnag berupa sebuah perpustakaan mini.

Dibangun dengan material sederhana yakni kombinasi pvc semi transparan dengan kayu. Desain arsitekturnya dibuat dengan ide bangunan yang menyatu dengan lingkungannya sehingga tak penghuni tak merasa berada di dalam ruangan ketika membaca di ruangan ini sesuai dengan tema yang diusung bangunan ini, “Live for Reading Room”.

Bentuknya berupa kubus segi panjang yang kedua ujungnya ditutup dengan pintu dari material kayu yang dapat dibuka secara penuh di kedua sisi yang memungkinkan udara mengalir dengan lancar.

Sebagian besar dindingnya dibuat berupa translucent sheet alias lembaran tembus cahaya dari bahan pvc prodkusi SCG yang memungkinkan cahaya matahari dapat masuk sehingga ruangan bisa terang benderang tanpa perlu memanfaatkan cahaya lampu.

Dinding pvc dibuat berlapis dengan rongga di tengahnya berfungsi untuk meredam panas dari terik matahari. Sehingga, meskipun udara di luar cukup membakar kulit, namun udara di dalam ruangan lebih sejuk dan memungkinkan aktifitas membaca di ruangan ini cukup nyaman.

Interiornya, dipilih furnitur dengan bahan seirama yakni kayu yang dibiarkan dengan warna dasarnya, cokelat dengan urat kayu sehingga kesan alami sangat terasa ketika berada di dalam ruangan ini.

“Berada di ruangan ini kita bisa merasakan harmoni. Berada di dalam ruangan tetapi seperti berada di alam,” ujar Brand Director SCG Cement Building Materials Anuvat Chalermachai di Bangsaen, Selasa (26/4/2016).

The Labyrinth

Arsitek bernama Pitupong Chaowakul mendesain bangunan kedua yang bertema “The Labyrinth”. Sesuai namanya, bangunan ini dibuat melingkar layaknya sebuah labirin.

Uniknya, labirin ini tidak dibuat mendatar melainkan berbentuk menara dengan struktur beton solid yang mengkombinasikan tangga-tangga dan lintasan pejalan kaki yang dinamakan 10 Calorie Tower.

Bentuknya yang unik menghasilkan struktur lintasan naik turun melingkar kelak kelok yang dapat membuat aktifitas jogging menjadi menyenangkan.

Bangunan ini dibuat untuk memamerkan struktur kuat beton khas SCG yang kuat secara struktur sehingga menjamin keamanan penggunaan untuk berbagai keperluan.

The Flow

Matahari cerah menjadi nilai utama saat menikmati pemandangan laut dan pantai yang indah. Namun, teriknya matahari seringkali membuat kegiatan menikmati pemandangan menjadi pengalaman yang menyiksa.

Berangkat dari semangat memecahkan masalah tersebut, seorang arsitek bernama Twitee Vajrabhaya Teparkum merancang bangunan ke tiga yang mengusung tema “The Flow”.

Bangunan ini berbentuk paviliun megah yang dibuat tanpa dinding. Bagian lantai dibuat dari beton solid yang dirancang menyerupai lembaran kertas bertekstur, dengan lipatan-lipatan sederhana membuat tampilannya begitu unik seolah seluruh bagiannya menyatu tanpa sekat.

Jaminan kekuatan struktur lantai beton ini dihasilkan dari material yang digunakan yakni SCG Marine Cement. Yakni sejenis semen dengan campuran bahan kimia khusus yang memungkinkan beton yang dihasilkan tahan terhadap iklim laut dan pantai yang cukup ektrem yakni panas terik dan udara lembab yang mengandung garam.

“Biasanya kalau semen biasa digunakan di iklim seperti ini akan mudah rusak. Tetapi dengan semen khusus ini, struktur bangunannya lebih kuat,” tutur anuvat.

Ditopang dengan tiang baja, bagian atap dibuat berjenjang dua lapis. Lapisan pertama berupa Smartboard produksi SCG yang disusun saling silang membentuk celah antar lembaran.

Lapisan kedua yang lebih tinggi, disusun dari translucent sheet alias lembaran transparan dari bahan pvc yang disusun dengan celah antar setiap lembaran. Dipilih warna oranye pada translucent sheet yang digunakan dengan tujuan memberikan kesan artistik dan fungsi meredam panas dari teriknya matahari.

Kombinasi antara translucent sheet dengan smartboard yang disusun dengan celah celah memberikan keleluasaan udara untuk mengalir sehingga hawa panas bisa cepat keluar terbawa angin memberikan efek sejuk seperti berada di bawah pohon berdaun lebat.

Seluruh bangunan ini berlokasi di Pantai Bangsaen, Chonburi, Thailand. Satu kawasan yang sempat tenar dengan wisata pantai dan lautnya. Diharapkan, bangunan-bangunan ini bisa menjadi inspirasi bagi arsitek muda dalam merancang bangunan unik yang mengedepankan kenyamanan, kekuatan struktur dan keindahan bangunan sebuah bangunan modern.

(dna/ang)

finance.detik.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me