Kementerian Agraria Luncurkan Aplikasi Pertanahan

Big Banner

Semakin maraknya layanan berbasis digital membuat Kementerian Agraria dan Tata Ruang/ Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) membuka layanan pertanahan yang bisa diakses via perangkat digital. Kota pertama yang dipilih adalah Tangsel (Tangerang Selatan).

Ferry Mursyidan Baldan, menteri ATR/BPN menegaskan bahwa layanan ini diberikan untuk memberi kemudahan serta memangkas alur birokrasi, sehingga memuluskan dan memurahkan langkah masyarakat yang berurusan dengan BPN.

“Kota Tangsel menjadi daerah pertama yang mendapat ISO 27001 dan 9001 untuk layanan pertanahan berbasis digital. Dan ini memang sudah semestinya, semua kebijakan di seluruh daerah berjalan secara e-government,” kata Ferry seperti informasi yang diterima Rumahku.com.

BACA JUGA : 3 KESALAHAN PENYEBAB RUMAH DIJUAL ONLINE SULIT LAKU

Jika dijelaskan, biaya pengurusan sertifikat jadi cuma Rp 50.000 karena memangkas ongkos pungli dan calo. Lewat perangkat digital, masyarakat juga dapat mengetahui persyaratan dalam mengurus sertifikat dan berapa lama waktu yang dibutuhkan.

“Aplikasi ‘Sentuh ATR/BPN’ dapat diinstal di Google Play Store. Kemudian form dapat diisi lewat support.bpn.go.id/mobileapps/index.php. Untuk Kota Tangsel dimulai dari Kecamatan Ciputat kemudian merambah kecamatan lain sampai tahun 2018 ,” lanjutnya.

Ferry menegaskan lagi, alasan terpilihnya Tangsel sebagai kota percontohan dan kota pertama dalam layanan pertama berbasis digital dikarenakan posisinya yang menempati urutan kedua Kabupaten Kota dengan pendapatan sektor pajak BPHTB tertinggi (Rp 688 miliar) se-Indonesia.

Meski masih dalam versi beta, aplikasi Sentuh ATR/BPN sudah diunduh oleh 5 ribuan orang.

rumahku.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me