HOT PROPERTY: 6 Hal Ini Bisa Menurunkan Harga Jual Rumah

Big Banner

JAKARTA – Agar semakin nyaman tinggal di rumah sendiri, banyak orang merenovasinya sesuai dengan selera. Meski demikian, renovasi harus dilakukan secara hati-hati agar tidak mengurangi prospek investasinya.

Selain faktor lokasi, ternyata interior di dalam rumah Anda juga punya andil menentukan harga rumah. Jangan sampai hanya karena hal sepele, rumah Anda justru anjlok ketika hendak dipasarkan.

Sebenarnya apa saja sih yang mempengaruhi harga jual rumah? Simak lima hal penting yang kerap dilupakan pemilik rumah berikut ini.

1. Asal menata ruangan

Ini berlaku bagi Anda yang berniat menjual rumah secara fully furnished. Anda mungkin berpikir bahwa membeli banyak perabot bisa menjadi investasi yang menguntungkan ketika rumah hendak di jual di kemudian hari. Padahal tidak semua orang memiliki selera yang sama dengan Anda.

Terlebih, furnitur yang dibeli saat ini bisa kehilangan tren nya dalam sepuluh tahun ke depan. Untuk itu sebelum membeli furnitur coba perhatikan sisi fungsional dan selalu pilih model yang timeless.

Sebelum menjual rumah, ada baiknya Anda mengisi ruangan dengan beberapa sentuhan desain interior. Seperti bingkai pajangan bernilai seni, beberapa bantal dan aksesoris yang dapat memaksimalkan harga jual rumah Anda.

2. Membiarkan berantakan

Ketika ada calon pembeli yang datang berkunjung melihat-lihat rumah Anda, mereka akan membayangkan jika ruangan tersebut diisi oleh barang-barang milik mereka.

Jangan biarkan ada baju bergeletakan di kamar tidur, atau tumpukan kertas dan debu di meja kantor Anda.

Pastikan juga dapur dan kamar mandi dalam keadaan bersih, karena akan sangat mempengaruhi persepsi calon pembeli terhadap rumah baru yang akan mereka tempati.

3. Berhati-hati dengan selera Anda

Setiap orang mungkin memiliki selera dan gaya individu yang berbeda-beda ketika mendesain rumahnya. Begitu pun ketika rumah Anda hendak menjual rumah.

Tatanan ruang keluarga yang Anda desain keren belum tentu sesuai dengan keinginan calon pembeli. Solusinya, jika Anda masih ingin menjual rumah Anda dalam waktu tak terlalu lama, buatlah denah rumah dan finishing yang netral.

Warna dan motif mencolok mungkin sesuai dengan kepribadian Anda, namun belum tentu disukai oleh setiap orang.

4. Tampilan depan rumah

Rata-rata rumah dilengkapi oleh taman kecil di depan rumah. Ini juga menjadi penilaian pertama yang tidak kalah penting dipertimbangkan oleh calon pembeli.

Untuk itu pastikan tampilan depan rumah Anda selalu terlihat rapi. Anda bahkan bisa sedikit menata rumput di depan rumah agar dapat meningkatkan nilai tawar rumah.


5. Membayangkan keuntungan sebelum terjadi

Sebagian calon penjual ada yang terlalu cepat menebak keuntungan yang akan mereka dapat. Umumnya kegagalan investasi ini terjadi karena sebelum properti mereka terjual, mereka sudah menghabiskan sebagian orang dan berhadap mendapat uang kembali yang jauh lebih besar.

Ini adalah kesalahan yang fatal. Sebelum mendapat penawaran atau kesepakatan dari pembeli, hindari untuk melakukan pengeluaran besar. Minta pendapat dari agen properti sebelum mengeluarkan dana renovasi sebelum menjual rumah.

6. Memilih broker properti yang salah

Ketika sudah tiba waktu menjual rumah, Anda mungkin membutuhkan jasa seorang broker real estate.

Namun, pilih agen yang kredibel untuk menentukan harga akhir. Trik mudahnya, coba pilih agen yang memiliki spesialis di suatu area. Umumnya mereka akan sangat memahami pasar dan punya koneksi luas untuk memasarkan rumah Anda.

property.okezone.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me