Penjualan Proyek2 APL Tidak Terpengaruh Kasus Reklamasi

Big Banner

Jakarta, mpi-update. Penjualan proyek-proyek yang diluncurkan oleh Agung Podomoro Land sejauh ini tidak berpengaruh secara signifikan terhadap kasus dugaan suap yang melibatkan Presiden Direktur Ariesman Widjaja, terkait Perda reklamasi.

“Penjualan tidak ada pengaruh, dalam arti tidak terjadi penurunan yang signifikan.” Kata Alvin Andronicus Asisten Vive President marketing Agung Podomoro Land. Ia mengklaim  penjualan tidak merosot dengan adanya kejadian ini. Menurut Alvin proyek APL terserbar di luar Jakarta seperti Jawa Barat, Medan, Balikpapan dan itu tetap berjalan. Karena proyek-proyek tersebut tetap mereka maintance.

APL  turut mengembangkan proyek reklamasi di pantai utara Jakarta, yaitu Pluit City. Menurut Alvin dalam pengembangan Pluit City pada prinsipnya pihaknya mengikuti aturan dan perundang-undangan yang berlaku. “Kita kan perusahan terbuka, “Artinya sangat hati-hati terhadap aturan yang berlaku. Misalnya, Peraturan Presiden tahun 1995 tentang reklamasi, termasuk AMDAL dan aturan reklamasinya” Ujarnya.

Ia mengaku APL tidak berani sembrangan. Apalagi berbicara reklamasi yang memerlukan waktu bertahun-tahun. Di samping membangun pulau reklamasinya, kita juga melakukan pembangunan di atas lahan reklamasinya.

Pengembangan proyek Pluit City saat ini kata Alvin dari segi tekhnis  mengikuti suatu teknologi reklamasi dari Belanda. Jadi prosesnya kita sedot dulu lumpur kotornya di bawah, lantas kita proses, baru kemudian penimbunan.

“Jadi kalau kita lihat fisik di lokasi, proses penimbunan itu sudah sekitar 10 hektar. Nah, di bawahnya kan masih dalam proses. Jadi teknisnya, kita bukan hanya menimbun dan menimbun lalu timbul pulaunya, bukan. Secara teknis bersihkan dulu lumpurnya dan teknis penguatannya. Sehingga pulau itu akan berbentuk sebuah daratan yang kuat.” jelasnya (Riz).

mpi-update.com