Lahan Sempit? Bikin Taman Vertikal Saja!

Big Banner

Memiliki rumah dengan lahan terbatas bukan berarti ga bisa berkreasi. Bikin taman, misalnya, kamu bisa melakukannya dengan konsep vertikal.

Taman vertikal atau yang sering disebut vertical garden, vertical landscape, greenwall, dan living wall, adalah taman yang dibangun tegak lurus. Umumnya taman vertikal menempel di dinding.

Tidak hanya di dinding luar rumah, taman vertikal juga bisa dibuat di pagar, atap gedung, atau di dalam ruangan. Taman vertikal bisa dibuat dengan beragam material, seperti batu bata, pipa paralon, rak, panel, modul, kantong, dan lain-lain.

Baca juga: Tiga Jurus Jitu untuk Taman Menawan

Berikut ini empat hal yang perlu dipertimbangkan dalam membuat taman vertikal:

Media TanamKarena dipasang di bidang vertikal, hal terpenting adalah pemilihan media tanam. Beberapa media tanam yang kerap digunakan pada taman vertikal adalah cocopeat, sekam, pumice, perlite, dan rumput laut.

Sebaiknya kamu memakai media tanam yang ringan karena tidak membebani struktur dinding, seperti campuran peatmoss (gambut) dan cocopeat. Gambut mengandung nutrisi untuk pertumbuhan dan cocopeat baik untuk menyimpan air.

Jenis TanamanTanaman yang banyak dipilih untuk taman vertikal adalah yang dapat merambat atau tumbuh menjuntai ke bawah. Contoh: adiantum (suplir), lili paris, phytonia, bromelia, kadaka, tanduk menjangan, sirih gading, pakis boston, dan lain-lain.

Komposisi TanamanAgar tampil cantik, taman vertikal menggunakan lebih dari satu jenis tanaman dengan komposisi dan warna yang beragam. Tanaman juga harus disesuaikan dengan penempatan: indoor atau outdoor.

Untuk aplikasi di dalam ruangan, taman harus dibantu dengan lampu artifisial sebagai sumber cahaya untuk proses fotosintesis.

Baca juga: Taman Lumut, untuk Dekor Hijau Alami

PenyiramanApabila taman vertikal tidak terlalu tinggi (maksimal 2,5 meter), penyiraman dapat dilakukan secara manual menggunakan selang. Sedangkan pemupukan dapat menggunakan penyemprot.

Bila ukurannya besar, harus digunakan sistem penyiraman mekanis dengan pompa dan pemupukan dengan infus atau dosing unit. Agar tidak merepotkan, kamu bisa menggunakan timer yang akan mengatur secara otomatis waktu-waktu penyiraman dan pemupukan.

rumah123.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me