Berburu Barang Dekorasi Rumah di Pasar Loak

Big Banner
Pasar loak Jalan Surabaya, Menteng, Jakarta Pusat, yang kerap dikunjungi wisatawan asing. Foto: Rumah123/Jhony Hutapea

Rumah baru tak selalu harus diisi dengan furnitur atau barang-barang interior baru. Kamu pun bisa mengisinya dengan barang-barang lama dari pasar loak.

Meja unik, lampu-lampu cantik, dudukan lilin, atau ornamen-ornamen seperti piring-piring oriental dan alat makan antik, bisa kamu temukan di pasar loak.

Eits! Jangan salah ya, barang-barang loakan pun ada yang cocok dan pas untuk dekorasi rumahmu. Kalau kamu cermat dan tahu apa yang dicari, berburu barang di pasar loak bisa jadi sangat bermanfaat.

Jadi, sebelum kamu memutuskan beli furnitur atau barang pajangan yang baru, sebaiknya kamu mencari info semua tempat penjualan barang yang kamu cari, termasuk di pasar loak.

Baca juga: Dekor Rumah Bergaya Vintage Tanpa Kesan Kuno 

Dengan harga miring, kamu bisa mendapatkan furnitur atau benda interior unik dan cantik di pasar loak. Berikut ini tips berbelanja furnitur dan barang interior di pasar loak.

Pastikan kamu mengetahui ukuran ruang dan perkiraan dimensi funitur yang akan kamu beli. Jangan lupa, bawalah “meteran” untuk mengukurnya di pasar loak nanti.

Buatlah daftar barang, lengkap dengan ukuran dan desain yang kamu inginkan. Hal ini membantu kamu fokus dalam mencari barang-barang yang dibutuhkan.

Jangan lupa kamu pakai baju dan sepatu yang nyaman. Tinggalkan perhiasan berlebihan di rumah. Siapkan berbagai keperluan, termasuk uang kontan, pembersih tangan, dan tisu. Pastikan kamu tidak membawa terlalu banyak barang.

Baca juga: Perkakas dari Barang Bekas

Datanglah sejak dini. Jadi kamu punya banyak waktu untuk melihat-lihat semua barang yang tersedia, sebelum terlalu banyak pengunjung.

Jika memungkinkan, sembari menunggu kios-kios dibuka semua, cobalah berputar-putar dan melihat berbagai barang yang ditawarkan. Bersikaplah tenang, jangan terburu-buru membeli dan nikmatilah prosesnya.

Ketika menemukan barang yang kamu cari, periksa benar-benar barang tersebut. Cobalah mengecek adanya karat, retak, atau kayu yang membusuk. Hal terpenting yang kamu harus periksa adalah  kekuatan barang loak tersebut.

Bila ada cat yang tampak mengelupas, namun rangka barang tersebut masih utuh dan kuat, barang ini bisa kamu pertimbangkan. Biaya mengecat jauh lebih murah dan lebih mudah ketimbang memperbaiki rangka.

Baca juga: Hiasan Dinding dari Barang Bekas

Hindari barang-barang yang memiliki tanda-tanda adanya jamur atau rayap. Selain itu, pertimbangkan juga bau tidak sedap dari barang-barang tersebut.

Bau tidak sedap pada barang belum tentu akan hilang meskipun kamu beri pengharum. Bau tersebut dapat membuat rumah tidak nyaman.

Terakhir, cobalah berpikir kreatif. Jika kamu menemukan barang dalam kondisi baik, carilah kegunaan lain dari barang tersebut.

Jangan lupa pertimbangkan juga jumlah biaya yang akan kamu keluarkan untuk memperbaiki dan mempercantiknya. Semisal kamu bisa membuat meja dari koper-koper tua yang unik.

Tahu apa yang dicari. Berbagai barang bisa kamu dapatkan di pasar loak. Namun, pasar barang-barang bekas yang ada di Indonesia memiliki karakter berbeda dengan pasar loak di Eropa.

Khususnya di Jakarta, kamu dapat mengunjungi pasar loak dengan berbagai macam kekhususan. Sebut saja, pasar koper di Jalan Surabaya, pasar kamera bekas di Pasar Baru, pasar alat-alat perkantoran ada di Jalan Saharjo, pasar peralatan toilet bekas di Pasar Rumput.

rumah123.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me