Paket Kebijakan XII, Pendaftaran Properti Hanya Seminggu

Big Banner

JAKARTA – Dengan telah diluncurkannya Paket Kebijakan XII, pemerintah memangkas proses pendaftaran properti menjadi lebih cepat, mudah, dan murah. Hal ini dilakukan demi meningkatkan peringkat kemudahan aturan di Indonesia dalam berbisnis (ease of doing business/EoDB) dari urutan 109 menjadi 40.

Pendaftaran properti dari yang pada awalnya terdiri dari lima prosedur dan dilakukan selama 25 hari, kini hanya memakan waktu tujuh hari melalui tiga prosedur. Adapun untuk biayanya, yang sedianya 10,8 persen dari nilai properti, pun ikut diturunkan menjadi 8,3 persen dari nilai properti. (Baca juga: Paket Kebijakan XII, Urus IMB 52 Hari Bermodal Rp70 Juta)

Dengan diterbitkannya Peraturan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN Nomor 8 Tahun 2016 tentang Pelayanan Peralihan HGB tertentu di Wilayah Tertentu, maka peralihan hak atas tanah/properti dilakukan melalui lima prosedur, sebagai berikut:

1. Pengecekan sertifikat selama satu hari, dengan biaya Rp50 ribu;

2. Pembayaran BPHTB dan PPh Pengalihan Hak Atas Tanah hanya selama dua hari, biayanya kurang lebih 7,5 persen dari nilai transaksi;

3. Pembuatan Akta Jual Beli oleh Pejabat Pembuat Akta Tanah memakan waktu selama dua hari, biayanya 0,5 persen dari nilai transaksi)

4. Pendaftaran Peralihan Hak diproses selama dua hari, biayanya kurang lebih 0,1 persen dari nilai transaksi, ditambah biaya administrasi dan biaya materai;

5. Pendaftaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di Kantor Pajak hanya selama satu hari.

Kebijakan baru ini baru berlaku di wilayah Jakarta, Surabaya, Yogyakarta, Bandung, dan Semarang.

property.okezone.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me