SURVEI: Ini Alasan Orang Indonesia Beli Rumah di Luar Negeri

Big Banner

Bisnis.com, JAKARTA – Australia menduduki urutan pertama sebagai lokasi properti luar negeri yang paling banyak dimiliki warga negara Indonesia saat ini berdasarkan hasil Property Affordability Sentiment Index 2015 oleh Rumah.com.

Hasil survey yang dilakukan terhadap 1.070 responden tersebut menunjukkan Australia menempati peringkat pertama (39%), diikuti Amerika Serikat (27%), Inggris (9%), dan Singapura (7%).

Uniknya, kendati Singapura menempati posisi buncit, ternyata negara tersebut manjadi yang paling favorit bagi orang Indonesia saat memilih properti luar negeri di masa depan, yang disusul Malaysia.

Para pemilik properti di luar negeri mengungkapkan bahwa lingkungan dan metode pembiayaan yang lebih baik menjadi faktor ketika membeli properti di luar negeri.

Selain itu, harga sewa yang lebih tinggi, perencanaan pendidikan anak di masa depan, serta risiko yang lebih rendah terhadap inflasi dan lonjakan kurs juga menjadi faktor utama lainnya.

Di luar faktor-faktor tersebut, minat masyarakat Indonesia untuk membeli properti pada tahun ini terbilang sangat rendah, dengan sebanyak 93% responden mengaku tidak tertarik untuk membeli properti di luar negeri saat ini.

“Masyarakat cenderung untuk membeli properti di dalam negeri terlepas dari harga properti yang dianggap mahal dan terlalu cepat naik memberikan petunjuk positif terhadap peningkatan pasar properti dalam negeri tahun ini meskipun pertumbuhan ekonomi masih lambat,” kata Wasudewan, Country Manager Rumah.com dalam rilis yang diterima Bisnis, Jumat (29/4/2016).

Meski demikian, investasi properti di luar negeri bagi sebagian masyarakat Indonesia menurutnya tetap menjadi opsi menarik dengan alasan investasi yang menguntungkan dan dukungan pemerintah lokal.

Singapura, misalnya, yang mayoritas pembeli propertinya asingnya berasal dari Indonesia. Bahkan saat terjadi penurunan sekitar 30% pada tahun 2014 dan 2015, jumlah pembeli dari Indonesia masih lebih banyak dibandingkan pembeli dari negara lain.

Di negeri tersebut, warga asing memang berhak membeli kondominium tanpa syarat yang berbelit walau menerapkan pajak tambahan sekitar 15% saja. Bank lokal juga bersedia memberikan kredit yang hampir sama dengan Kredit Pemilikan Apartemen di Indonesia.

Selengkapnya, berikut alasan masyarakat Indonesia memilih properti di luar negeri:

         Lingkungan yang baik: 69%

        Opsi keuangan yang bagus: 58%

        Harga sewa yang lebih tinggi: 55%

        Untuk keluarga: 55%

        Harga property lebih terjangkau: 54%

        Pilihan investasi yang menguntungkan: 50%

         Kuat melawan inflasi atau risiko mata uang: 50%

         Merasa cocok dengan kebijakan pemerintah: 32%

         Untuk tujuan pensiun: 27%

         Untuk rencana pendidikan anak: 21%

 

 

properti.bisnis.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me