“Wikihouse” Memungkinkan Anda Bangun Rumah dalam Hitungan Hari

Big Banner
LONDON, KOMPAS.com – Perkembangan teknologi sudah sangat pesat. Digitalisasi mulai menjalar di segala aspek kehidupan. Bahkan, kini kita bisa ‘mengunduh’ rumah yang diinginkan dan membangunnya hanya dalam waktu sekejap.
 
Inggris merupakan salah satu negara yang mengalami krisis perumahan. Hal ini mendorong sebuah perusaahaan, wikihouse.cc memberikan sebuah desain D.I.Y (Do It Yourself) yang bisa diunduh dari internet guna membangun sebuah rumah satu kamar maupun dua kamar.
 
Para perancang di balik proyek ini mengatakan DIY memungkinkan setiap orang merancang, mengunduh, dan ‘mencetak’ rumah terjangkau, tahan cuaca, dan dengan komponen-komponen yang dapat dirakit dengan ‘keterampilan atau pelatihan minimal’.
 
Rumah dari wikihouse.cc ini tidak memerlukan baut untuk membangunnya, melainkan dengan sekrup, staples, wedges, dan steker. Bahkan palu yang digunakan ‘dicetak’ dan dipotong bersamaan dengan potongan untuk rumah.
 
Lewat situs wikihouse.cc, para pembangun bisa mendapatkan cetak biru dan desain yang tersedia dengan cara mengunduhnya secara gratis dari internet.
 
Kemudian para pembangun bisa mendapatkan semua potongan bentuk rumah yang ingin diproduksi menggunakan pencetakan 3D.
 
www.buildingcentre.co.uk Rumah dari Wikihouse.cc itu tidak memerlukan baut untuk membangunnya, melainkan hanya sekrup, staples, wedges, dan steker. Bahkan, palu yang digunakan pun ‘dicetak’ dan dipotong bersamaan dengan potongan untuk rumah.

 
Sebagai contoh, sebuah rumah seluas 68 meter persegi dengan dua kamar telah dibangun dan dipamerkan di London Utara. Pembangunan rumah itu memakan waktu delapan hari dengan bantuan 20 orang relawan.
 
Tetapi perancang rumah itu menambahkan jika membangun rumah satu kamar hanya akan menghabiskan waktu satu hari saja.
 
Rumah bernama WikiHouse v4.0 ini berbahan plywood atau kayu lapis yang spesial dipotong di sebuah mesin pencetak 3D.
 
WikiHouse v4.0 juga menjadi rumah dua kamar pertama yang dipotong secara digital dan dibangun menggunakan teknologi sumber terbuka.
 
Asisten perancang dan manajer proyek WikiHouse, Alastair Parvin mengatakan krisis perumahan merupakan inspirasi terbesar dari rancangannya ini.
 
“Apa yang kita coba sekarang adalah menghangatkan imajinasi orang-orang tentang bagaimana teknologi mampu membuat orang membangun rumah terjangkau miliknya sendiri tanpa harus memiliki kemampuan konstruksi konvesional,” kata Parvin.
 
Ia menambahkan, jika sekarang manusia sedang menuju masa depan saat pabrik akan berada di mana-mana dan setiap orang akan mampu merancang rumah milik mereka sendiri. 
 
Meski pembangun bisa mengunduh dan merancang rumahnya sendiri, mereka tetap memerlukan izin perencanaan sebelum membangun rumah.
 

properti.kompas.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me