Industri Digital Mampu Rangkul UMKM

Big Banner
Menteri Komunikasi dan Informasi, Rudiantara, menekankan, e-commerce harus difokuskan untuk UMKM. Pemain besar didorong, tetapi UMKM pun harus difasilitasi karena lebih dari setengah GDP disumbangkan oleh UMKM. Foto: Rumah123/Dyah Saraswati

Selain diharapkan dapat meningkatkan GDP Indonesia hingga dua persen, industri e-commerce dan digital juga diharapkan mampu merangkul UMKM.

Hal ini ditegaskan oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo dalam acara Indonesia E-Commerce Summit and Expo (IESE) 2016. “Saya berharap e-commerce juga bisa membantu petani, nelayan, dan UMKM daerah,” katanya.

Harapan serupa juga disampaikan oleh Co-Founder Nurbaya Initiative, Andy Syarif, “Jika Indonesia melibatkan UMKM ke digital, kita (Indonesia) dapat dua persen tambah GDP. Jalannya sudah ada, sekarang bagaimana secepat mungkin UMKM punya akses ke pasar online.”

Sementara Menteri Komunikasi dan Informasi, Rudiantara, menekankan, e-commerce harus difokuskan untuk UMKM. Pemain besar didorong, tetapi UMKM pun harus difasilitasi karena lebih dari setengah GDP disumbangkan oleh UMKM.

Lebih jauh, ia juga mengharapkan insiatif KUR (Kredit Usaha Rakyat) menjadi pendanaan bagi startup dapat direalisasikan. Tujuannya, untuk mendorong UMKM masuk ke ranah digital.

Untuk e-commerce sendiri, Rudiantara optimistis tahun ini bisa menyentuh 30 miliar USD atau setara dengan Rp394 triliun. Untuk akses digital yang merata, pemerintah telah menyiapkan program Palapa Ring dan Desa Broadband Terpadu.

Harapannya, pada 2019 nanti semua ibu kota kabupaten sudah terhubung jaringan broadband dan harga peralatan untuk mengaksesnya dapat lebih terjangkau. (Wit)

rumah123.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me