IESE Bukti Bangkitnya Industri E-Commerce Indonesia

Big Banner
Indonesia E-Commerce Summit & Expo (IESE) 2016 berlangsung Rabu (27/4) hingga Jumat (29/4). Bertempat di Indonesia Conference Expo (ICE) BSD, acara ini diikuti oleh 600 peserta summit, 1.350 peserta workshop, dan 150 exhibitor. Foto: Rumah123/Dyah Saraswati

Indonesia E-Commerce Summit & Expo (IESE) 2016 yang berlangsung dari Rabu (27/4) hingga Jumat (29/4) merupakan penanda bangkitnya industri e-commerce di Indonesia. Bertempat di Indonesia Conference Expo (ICE) BSD, acara ini tercatat mengunpulkan 600 peserta summit, 1.350 peserta workshop, dan 150 exhibitor. Ini merupakan perhelatan IESE yang pertama.

Acara yang digelar buah kerja sama antara Asosiasi E-commerce Indonesia (IdEA) dan Dyandra Organizer ini juga menghadirkan 100 pelaku industri e-commerce lokal dan puluhan pembicara lokal dan internasional.

Acara yang mengusung tema “Welcoming The New Digital Energy of Asia” ini mendapat antusiasme pengunjung.

“Kami sangat gembira melihat sambutan dan antusiasme pengunjung terhadap penyelenggaraan acara ini,” kata Ketua Asosiasi E-Commerce Indonesia (IdEA), Daniel Tumiwa.

“Hal ini secara tidak langsung menunjukan dukungan yang kuat dari publik bagi pertumbuhan dan perkembangan industri e-commerce di Indonesia,” kata Tumiwa menambahkan

Ia juga menyatakan keyakinannya bahwa Indonesia akan mampu membangun kekuatan digital baru di Asia.

Sebelumnya, industri e-commerce Indonesia dimulai pada 1994. Industri ini semakin berkembang dengan hadirnya layanan 3G, 4G, UU ITE, e-money, dan yang terbaru adalah Peta Jalan industri e-commerce yang mulai diperkenalkan pada 2016. (Wit)

rumah123.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me