Program 1.000 Startup Ditargetkan Tercapai pada 2020

Big Banner
Indonesia E-Commerce Summit and Expo (IESE) 2016. Foto: Rumah123/Dyah Saraswati

Demi mendukung pertumbuhan industri digital dan e-commerce Indonesia agar mampu bersaing dengan e-commerce asing, pemerintah tengah menyiapkan berbagai strategi. Salah satunya adalah Program 1.000 startup.

Program tersebut akan dijalankan hingga 2020. Diharapkan hingga waktu tersebut, target yang diinginkan tercapai.

CEO Kibar, Yansen Kamto, meyakini bahwa dengan pembinaan yang tepat, ekosistem startup akan tumbuh dan berkelanjutan.

Pada Indonesia E-Commerce Summit and Expo (IESE) 2016, ia memaparkan harapannya, “Melalui gerakan ini, startup nantinya tidak akan menjadi hype lagi, namun menjadi sesuatu yang biasa.”

Dukungan pemerintah terharap bisnis startup juga diutarakan oleh Menteri Perdagangan, Thomas Lembong. Ia menyebutkan bahwa saat ini pemerintah sangat mendukung perkembangan sektor digital dan e-commerce.

Menurutnya, potensi sepenuhnya industri digital dan e-commerce memerlukan lintas kementerian, lembaga, dan institusi terkait.

“Harus ada frameworks supaya minimal pelaku mengerti prinsip-prinsip mendasar, tetapi jangan sampai sistem dibikin kaku penuh aturan. Safe harbor, kita harus bisa lindungi inovator, jangan dihajar saat gagal,” tuturnya.

Thomas pun optimistis industri digital dan e-commerce mampu menjadi pendorong semangat pemangkasan birokrasi dan regulasi agar lebih efisien. Namun, ia menekankan, pemerintah juga harus hati-hati dalam menerbitkan regulasi baru.

Selain Program 1.000 startup, ada pula kebijakan Palapa Ring dan Desa Broadband Terpadu, dan peraturan mengenai Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN).

Harapannya, pada 2019 nanti semua ibu kota kabupaten telah memiliki jaringan broadband yang terhubung dengan peralatan pengakses yang terjangkau. (Wit)

rumah123.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me