Program Sejuta Rumah Prioritaskan MBR

Big Banner

Program sejuta rumah tahun ini mengutamakan untuk memenuhi kebutuhan rumah bagi Masyarakat Berpenghasilan Rakyat (MBR). Ditargetkan pembangunan rumah untuk MBR sebanyak 700.000 unit, dan sisanya untuk masyarakat non MBR.

“Satu Juta Rumah tidak hanya ditujukan untuk masyarakat berpenghasilan rendah saja, tetapi juga termasuk untuk pembangunan hunian non MBR namun mulai tahun ini (2016) untuk MBR proporsinya akan lebih banyak,” tutur Syarif Burhanuddin, Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan di Gedung Penyediaan Perumahan Kementerian PU-Pera.

Saat ini kebutuhan kepemilikan rumah untuk MBR jauh lebih dibutuhkan oleh masyarakat. Syarif mengungkapkan, masyarakat yang non MBR terkadang membeli rumah hanya untuk investasi bukan untuk dihuni.

BACA JUGA : TAK PERLU LAKUKAN 3 HAL INI SAAT MERENOVASI RUMAH DIJUAL

Guna meningkatkan pembangunan rumah yang ditujukan untuk MBR, saat ini pemerintah terus mendorong pengembang untuk melaksanakan hunian berimbang. Bagi pengembang, selain membangun rumah mewah, juga harus membangun hunian menengah dan murah. Komposisinya, satu hunian mewah, dua hunian menengah, dan tiga hunian murah. Namun untuk pengembang yang membangun hunian murah, tidak wajib membangun rumah menengah dan mewah.

Syarif juga mengatakan bahwa saat ini masih sedikit pengembang yang membangun rumah murah lantaran proses perizinan yang banyak dan memakan waktu yang lama. Terkait hal tersebut, pemerintah tengah mengupayakan penyederhaan perizinan.

“Maka saat ini Kementerian PU-Pera juga sedang menyusun penyederhanaan perizinan pembangunan perumahan. Khusus untuk pembangunan rumah murah kami berikan fasilitas dan kemudahan lagi, sehingga pengembang bisa tertarik untuk membangun rumah murah,” terangnya.

rumahku.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me