Synthesis Tunjuk Pakubumi Garap Struktur Apartemen di Kemang

Jakarta – Perusahaan pengembang properti, Synthesis Development, melakukan penandatanganan kerjasama dengan PT Pakubumi Semensta, sebagai kontraktor pondasi dan substruktur apartemen Synthesis Kemang Residence.

Project and Operation Director Synthesis Development, Fianty R Gosal, mengatakan, sinergi ini diharapkan dapat memberikan produk properti terbaik sesuai dengan rencana yang di desain untuk Synthesis Residence Kemang.

“Kerja sama ini juga diharapkan dapat membawa dampak positif dan memaksimalkan kinerja. Apalagi kedua pihak memiliki kompetensi di bidang masing-masing,” kata Fianty di Jakarta, Senin (2/5).

Lebih lanjut Fianty menambahkan, dampak positif dari perencanaan pondasi dan substruktur secara tepat waktu, dan dikerjakan oleh pihak yang berpengalaman, penguasaan teknologi dan reputasi yang baik diharapkan dapat mendongkrak nilai Synthesis Residence Kemang.

“Untuk nilai kerja sama ini sekitar 5 – 7 persen dari nilai proyek. Kerjasama ini, bisa terjalin atas dasar kesamaan komitmen kepada konsumen, sehingga kedua belah pihak sepakat untuk membangun kemitraan dan sinergi,” kata Fianty.

Direktur Utama PT Pakubumi Semesta, Agus Budiarto, mengatakan, selain menggarap pembangunan apartemen Synthesis Kemang Residence, perusahaannya saat ini masih membangun sejumlah proyek apartemen di berbagai lokasi di Indonesia.

“Sebuah kehormatan bagi Pakubumi Semesta bisa dipercaya oleh Synthesis Development untuk mengerjakan proyek Synthesis Residence Kemang. Setelah penandatangan ini, beberapa waktu kedepan kami akan mulai dengan segala persiapan untuk pengerjaan pondasi,” kata Agus.

Untuk langkah awal, lanjut dia, dengan perkiraan waktu sekitar 2 bulan akan dilakukan uji pembebanan tiang (pile loading test) dengan sistem bored pile, untuk pemeriksaan terhadap sejumlah beban yang dapat didukung oleh suatu struktur dalam hal ini adalah pondasi.

Pile loading test sendiri, kata Agus, melingkupi 3 tahap yaitu tes tekan, tes tarik dan pile dynamic analysis (pda), sebagai upaya membuktikan akurasi perhitungan desain kapasitas daya dukung tiang di lapangan.

“Dengan hasil tes yang baik bisa membuktikan bahwa pembangunan proyek sesuai dengan desain yang sudah direncanakan,” papar Agus.

Feriawan Hidayat/FER

BeritaSatu.com

beritasatu.com