Agung Podomoro Sinergikan Brand Ruang Ritel

Big Banner

Bisnis.com, JAKARTA — Agung Podomoro mengembangkan strategi sinergi brand dari pusat-pusat perbelanjaan miliknya di bawah payung TM untuk meningkatkan daya saing di bisnis ruang ritel.

AVP Marketing TM Agung Podomoro Ho Mely Suryani mengatakan, perubahan brand ini dimaksudkan untuk lebih mendekatkan masyarakat terhadap produk-produk Agung Podomoro yang tersebar di Indonesia, khususnya Jakarta.

Tahun ini, ada sepuluh trade center yang akan disatukan di bawah payung TM dengan sembilan di antaranya berada di Jakarta. TM yang bermakna sebagai Trade Mall antara lain Mangga Dua Square, Plaza Balikpapan, dan Blok M Square.

Sementara itu, TM sebagai Tools Market antara lain Plaza Kenari Mas, LTC Glodok, dan Harco Glodok yang saat ini sedang dalam proses konstruksi. Selanjutnya, TM sebagai Trend Mall yakni Thamrin City Seasons City, dan Kalibata City, sedangkan Blok B Tanah Abang dikategorikan sebagai Textile Market.

“Jadi, semuanya serba TM. Dengan perubahan ini, penyebutannya menjadi TM Mangga Dua Square, TM Thamrin City, dan seterusnya. TM ini beda dengan mall, tapi kita hadirkan kenyamanan dan fasiltas yang sekelas mal. Di TM kios-kios bisa dimiliki, sedangkan mal hanya disewa, umumnya oleh produk branded, ” katanya, Senin (2/5/2016).

 Mely mengatakan, selama ini masyarakat umumnya telah mengenal berbagai pusat perbelanjaan milik Agung Podomoro Group (APG), baik mal maupun trade center. Akan tetapi, kesadaran masyarakat belum begitu kuat mengenalnya sebagai produk dari satu grup usaha.

Oleh karena itu, APG tahun ini akan meningkatkan promosi brand sinergi tersebut melalui berbagai strategi. Di antaranya menggelar undian belanja berhadiah dengan hadiah utama satu unit mobil New Fortuner VRZ untuk periode 1 Mei 2016 hingga 22 Februari 2017. Undian berlangsung setiap bulan, sedangkan hadiah utama akan diundi di akhir periode promosi.

Promosi undian berlangsung di tujuh trande center, selain Blok M Square, Plaza Balikpapan dan Harco Glodok. Mely berharap, dengan sinergi ini tingkat okupansi ruang ritel di trade center APG semakin tinggi dari saat ini yang mencapai rata-rata sekitar 80%.

“Demikian juga pengunjung, kami harapkan bisa semakin meningkat dari saat ini yang berkisar 20.000 sampai 150.000 per bulan,” katanya tanpa memberikan target spesifik tahun ini setelah implementasi strategi TM.

Selain integrasi brand ke dalam nama TM, tidak ada perubahan konsep yang cukup signifikan untuk kesepuluh trade center tersebut.

Untuk tahun ini, pihaknya belum mimiliki rencana untuk meluncurkan proyek ruang ritel baru. Menurutnya, APG masih akan menyasar Koto Jakarta sebagai tujuan pembangunan ruang ritel baru untuk proyek mendatang.

Sementara itu, untuk proyek Harco Glodok, saat ini tengah dalam proses penyelesaian akhir setelah penutupan atap beberapa waktu lalu. Proyek ini menurutnya baru akan beroperasi tahun depan dengan menghadirkan 2.000 kios baru untuk dijual.

properti.bisnis.com