Pengembang Apartemen Mulai Lirik Kelas Ekonomi Menengah

Big Banner

Direktur Indonesia Property Watch, Ali Tranghada, mengatakan pengembang apartemen mulai melirik masyarakat tingkat ekonomi menengah. Karena masyarakat ekonomi menengah dari daerah sekitar Jakarta akan datang mulai banyak tinggal di Jakarta. “Tahun 2012, saya perhatikan, pengembang apartemen targetnya ekonomi menengah, bukan menengah atas lagi,” katanya saat dihubungi Tempo pada Jumat 15 Juni 2012.

Hal ini berbeda dengan beberapa tahun sebelumnya. Menurut Ali, pada tahun 2010 dan 2011, apartemen itu untuk masyarakat kalangan menengah ke atas. Mereka adalah para eksekutif atau expatriat. Namun pada tahun ini para pengembang akan mulai menargetkan untuk masyarakat seperti karyawan kantoran biasa ataupun mahasiswa.

Para pengembang apartemen akan menargetkan para karyawan dari daerah Bekasi, Bogor, Tangerang, dan Depok yang bekerja di Jakarta. Karena berkaitan dengan efisiensi mereka dalam hal bekerja. Lokasi yang tepat bagi kelompok ini tentu daerah dekat kantor, seperti di daerah Kuningan. “Mereka (karyawan Bodetabek) pasti akan mulai tinggal di Jakarta,” ujarnya.

Di daerah-daerah dekat kampus, para pengembang apartemen akan melirik mahasiswa. Hal ini ,kata Ali, sudah mulai terlihat di daerah Tanjung Duren dan Depok. “Mulai banyak mahasiswa yang beralih dari kos-kosan ke apartemen,” kata Ali.

Unit-unit apartemen itu akan dibeli oleh para karyawan. Sedangkan apartemen bagi mahasiswa, akan dibeli oleh investor kemudian disewakan kepada mahasiswa. Mahasiswa itu kemungkinan berasal dari keluarga menengah ke atas.

MITRA TARIGAN

properti.tempo.co