BCA Catat Laba bersih Rp 4,5 Triliun Kuartal I 2016

Big Banner

206848billboard_bcaPERBANKAN-Kendati laju perekonomian masih dirasakan melambat, namun BCA tetap mencatat pertumbuhan dan kinerja positif pada kuartal I tahun 2016. Salah satu faktornya adalah terus menjaga kepuasan nasabah dan tetap fokus memberikan kenyamanan dengan inovasi produk dan fitur

Presiden Direktur BCA, Jahja Setiaatmadja mengatakan, pendapatan operasional BCA yang terdiri dari pendapatan bunga beralih dan pendapatan operasional lainnya tumbuh 17,0% menjadi Rp12,8 triliun pada kuartal I 2016 dibandingkan kuartal I 2015 Rp11,0 triliun. “PT Bank Central Asia Tbk., (BBCA) mencatatkan laba bersih meningkat sebesar 11,1% menjadi Rp4,5 triliun dari periode sebelumnya sebanyak Rp4,1 triliun,” jelas Jahja.

BCA, kata dia, mendukung terus kebutuhan pinjaman nasabah di tengah kondisi ekonomi yang masih bergerak Iambat. Langkah tersebut diikuti dengan penerapan prinsip-prinsip penyaluran kredit yang prudent.” Pada kuartal l 2016 BCA berhasil membukukan kinerja keuangan yang positif. Ditopang oleh posisi likuiditas dan permodalan yang kokoh”imbuhnya

Sementara itu lanjut Jahja menerangkan, pada akhir Maret jumlah portofolio kredit mencapai Rp373,7 triliun. Meningkat 11,4% dibandingkan dengan posisi yang sama tahun sebelumnya, namun demikian posisi neraca bank tetap terjaga dengan permodalan yang kokoh dan likuiditas yang sehat.rasio kecukupan modal (CAR) tercatat sebesar 20 persen dan rasio kredit terhadap pendanaan (LFR) tercatat sebesar 78,9 persen. “Masih bagusnya kondisi tersebut, disebabkan BCA terus memahami pentingnya menjaga kepuasan nasabah dan tetap fokus dalam memberikan kenyamanan dan kemudahan melalui beragam produk dan fitur perbankan yang berkualitas”aku Jahja

Sedangkan untuk kredit korporasi , BCA mancatat pertumbuhan 18,5% Year on Year (YoY) menjadi Rp129,4 triliun. Demikian pula dengan kredit komersial dan UKM meningkat 5,9% YoY menjadi Rp142,3 triliun. Selanjutnya, kredit konsumer tumbuh 10,9% YoY menjadi Rp102,1 triliun didukung oleh pertumbuhan di semua produk. 

Selain itu entitas anak lanjut Jahja, mampu mencatat pertumbuhan laba bersih sebesar 11,1 persen menjadi Rp4,5 triliun dari periode sebelumnya yang sebesar Rp4,1 trliun.Pendapatan operasional BCA, yang terdiri dari pendapatan bunga bersih dan pendapatan operasional lainnya, tumbuh 17 persen menjadi Rp12,8 triliun pada kuartal l-2016 dibandingkan Rp11 triliun pada kuartal l-2015.

“Kredit pemilikan rumah naik 9,3% YoY menjadi Rp59,9 triliun dan kredit kandaraan bermotor meningkat 13,8% YoY menjadi Rp32,7 triliun. Pada akhir kuartal l/2016 outstanding kartu kredit tercatat sebesar Rp9,51 triliun, meningkat 11,3% YoY dan BCA berkomitmen untuk mendukung kebutuhan pinjaman nasabah di tengah kondisi ekonomi yang masih bergerak lambat langkah tersebut diikuti dengan penerapan prinsip-prinsip penyaluran kredit yang prudent sebagai salah satu bank transaksi terkemuka di Indonesia,” pungkas Jahja

propertynbank.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me