Transaksi Pekan Raya Indonesia Ditargetkan Tembus Rp 1 Triliun

Big Banner

Serpong, KOMPAS.com – Pameran multiproduk Pekan Raya Indonesia (PRI) hasil gagasan usaha patungan antara Sinarmas Land dan Kompas Gramedia, yakni Indonesia International Expo (IIE) ditargetkan mencetak transaksi Rp 1 triliun.

Sekretaris Jenderal PRI Hyang I Mihardja mengaku transaksi tersebut dihitung berdasarkan pelaksanaan pameran selama 18 hari dari 1 juta pengunjung.

Jumlah transaksi itu optimistis dicapai oleh pihak penyelenggara karena berbagai faktor pendukungnya.

“Target itu kita konservatif ya, artinya rata-rata tiap pengunjung melakukan transaksi sebesar Rp 1 juta dengan didukung iklimnya sebagai wisata belanja, hiburan, dan produk otomotif saya optimis ini bisa dicapai,” jelas Hyang.


Advertisment

Adapun target jumlah peserta sebanyak 1.000 partisipan dan sampai sekarang yang sudah mendaftar 50 persen di area convention sampai hall.

Peserta PRI terdiri dari beberapa produk seperti otomotif, kuliner, fashion, home appliances, IT, kerajinan tangan, consumer goods, dan produk-produk lainnya.

PRI membedakan harga booth dalam dua jenis, yakni outdoor dan indoor. Untuk outdoor PRI mematok Rp 1,8 juta per meter persegi, sementara indoor dari convention hingga hall 4 sampai 10 berkisar antara Rp 2 juta hingga Rp 2,5 juta per meter persegi.

Kemudian untuk indoor main stage di area hall 1, 2, 3, dan 3A disewakan dengan harga Rp 2,5 juta sampai Rp 3 juta per meter persegi.

Perbedaan harga ini diakui Hyang karena di area tersebut dekat dengan panggung utama dan di lokasi primer.

“Grand Indoor Stage Area dan Exhibition ini baru akan kita rilis 12 Mei 2016 dengan target peserta 89 sampai 100 booth,” tandasnya.

properti.kompas.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me