PU-Pera Ingin Santri Tinggal dengan Nyaman di Rusunawa

Big Banner

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-Pera) akan terus berupaya mendorong para santri untuk terbiasa tinggal di dalam rusunawa. Rusunawa ini adalah salah satu program kementerian untuk meningkatkan fasilitas pendidikan serta menyediakan tempat tinggal yang layak huni bagi para santri.

“Pemerintah berharap bangunan Rusunawa yang dibangun untuk pondok pesantren ini bisa mendukung pendidikan bagi para santri. Apalagi banyak juga santri yang memerlukan tempat tinggal yang layak,” terang Syarif Burhanuddin Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan seperti informasi yang diterima Rumahku.com.

Syarif menambahkan pemerintah telah memiliki kebijakan untuk membangun rusunawa secara lengkap dengan fasilitas pendukungnya. Pembangunan tidak hanya berfokus pada gedung saja, tapi juga ada dukungan listrik, air, saluran air, prasarana jalan, dan furnitur pelengkap seperti meja dan kursi belajar, lemari pakaian, kasur tidur, hingga kipas angin.

BACA JUGA : MENGENAL KONSEP TEKNOLOGI JAKARTA SMART CITY

Pemerintah berharap para santri dan pengurus yayasan dapat memelihara bangunan dengan baik dan mampu mendidik para santri untuk terbiasa tinggal di hunian vertikal.

“Pengelola rusunawa nantinya juga harus dapat mendidik para santri agar terbiasa hidup di rumah vertikal. Selama ini kan santri banyak tinggal di rumah-rumah tapak, sekarang saatnya santri bisa tinggal di rusun yang nyaman,” ucapnya.

Rusunawa yang berlokasi di Desa Wonomlati RT 16 RW 08 Kecamatan Krembung, Sidoarjo  ini menghabiskan biaya sebesar Rp 7,8 miliar. Bangunan tiga lantai dengan luas bangunan 1520 meter persegi itu bisa menampung 348 santri. Syarif berharap agar para santri bisa jadi generasi penerus bangsa yang sukses.

rumahku.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me