KPR Bank Mandiri Bisa Tumbuh 6-8 Persen Akhir Tahun Ini

Big Banner

Meski tercatat meningkat 4,2 persen, penyaluran Kredit Perumahan Rakyat (KPR) PT Bank Mandiri Tbk dinilai belum seperti yang diharapkan. Direktur Bank Mandiri Hery Gunardi berpendapat, kelesuan perekonomian makro berpengaruh pada penyaluran KPR yang sedikit melambat.

 “Kalau pertumbuhan ekonomi lagi lesu pasti mereka wait and see. Itu naik mungkin karena akhir tahun lalu ada kebijakan LTV (loan to value), perbaikan uang muka. Tapi LTV sudah dirilis degan baik, tetap saja demand-nya melemah,” kata Hery seperti dikutip dari Okezone.com, Senin (16/5).

Baca juga: Bunga KPR 6,5% di The Taman Dhika Sidoarjo Kota

Menurut Hery, porsi penyaluran KPR Bank Mandiri 60-70 persen untuk perumahan baru dan 30-40 persen untuk rumah bekas. Sementara total nasabah KPR Bank Mandiri saat ini sudah mencapai 160,6 ribu nasabah. Penyaluran KPR tersebut juga terbilang sehat.

“NPL (non performing loan  atau rasio kredit bermasalah) consumer loan mungkin hanya 1,2 persen. KPR termasuk di dalamnya. KPR sangat aman, karena agunannya rumah, dan rumah harganya naik terus,” katanya.

Hery berharap perekonomian Indonesia bisa benar-benar pulih pada semester kedua 2016. Kalau pulih, Hery yakin pertumbuhan penyaluran KPR Bank Mandiri bisa tumbuh 6-8 persen sampai akhir tahun ini.

rumah123.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me