Kontraktor China Bangun Proyek Properti Senilai Rp 6,6 T di RI

Big Banner

Jakarta -Perusahaan properti Indonesia, Pollux Properties, melakukan kerja sama bisnis dengan perusahaan kontraktor asal China, Qinjian International. Kedua belah pihak berencana membangun sejumlah proyek properti senilai US$ 500 miliar atau setara Rp 6,6 triliun (asumsi US$ 1 = Rp 13.200) di beberapa lokasi.

Direktur Keuangan dan Accounting Pollux Properties, Lie Iwan Aliwayana mengungkapkan, kerja sama dengan Qinjiang International akan diimplementasikan dalam beberapa proyek-proyek properti dalam jangka 5 tahun ke depan.

“Jangkanya 5 tahun. Nilai US$ 500 juta itu kerja sama kedua belah pihak untuk keseluruhan rencana beberapa proyek properti yang akan kita bangun dalam 5 tahun mendatang,” jelas Lie ditemui di Hotel Mulia, Jakarta, Selasa (17/5/2016).

Dia menjelaskan, saat ini baru proyek super blok di Cikarang yang baru dikerjasamakan oleh kedua perusahaan. Proyek senilai Rp 2 triliun tersebut meliputi 4 tower apartemen, mall, dan hotel.

“Untuk proyek di Cikarang sendiri Qinjiang International bertindak sebagai main contractor dengan nilai kontrak Rp 400 miliar. Mulai Juni ini dan akan selesai 2 tahun. Sebesar 80% apartemen sudah sold out dari 3.000 unit di 4 tower,” kata Lie.

Lie mengungkapkan, dirinya belum memiliki detail porsi nilai patungan US$ 500 miliar masing-masing pihak tersebut, mengingat proyek-proyek yang akan digarap masih dalam tahap pembicaraan.

“Proyek-proyek lain ada di Batam, Lombok, dan Semarang. Nanti baru bicara detail, apakah Qinjiang sebagai main contractor, atau sebagai investor, atau keduanya,” ujar Lie.

(feb/feb)

finance.detik.com