Cost Saving, Perusahaan di Jakarta Rela Pindah Kantor

Big Banner

JAKARTA – Tingkat hunian ruang kantor di Jakarta pada kuartal I-2016 mengalami penurunan 2,9 persen.

Director Advisory Service Coldwell Banker Commercial Indonesia Tommy H. Bastamy menuturkan, salah satu faktor yang menyebabkan menurunnya okupansi perkantoran adalah banyaknya perusahaan yang relokasi atau pindah tempat. (Baca juga: Makassar dan Semarang Jadi Daerah Potensial Pertumbuhan Ruang Kantor)

“Banyak yang relokasi karena ingin ruangan yang lebih luas,” kata Tommy, saat pemaparan Indonesia Property Market Overview 1st Quarter 2016, di Jakarta, Rabu (18/5/2016).

Tommy melanjutkan, relokasi yang dilakukan oleh para tenant perkantoran itu terjadi lantaran habis jangka waktu kontrak sewa, perusahaan baru, serta cost saving.

“Kalau yang ingin ruangan luas biasanya e-commerce, karena alasan budget biasanya untuk perusahaan maining oil, banking, financial, mereka lakukan cost saving dengan relokasi,” tutur dia.

Alasan lain yang membuat perusahaan pindah karena juga harga sewa yang kian melambung. “Harga tinggi juga jadi alasan mereka pindah office,” sambungnya.

Tommy menambahkan, relokasi yang dilakukan perusahaan juga dapat diartikan dengan menurunkan grade ruang perkantorannya. (Baca juga: Harga Sewa Kantor di Jakarta Capai Rp380.835/M2 per Bulan)

“Mereka tetap di CBD tapi karena banyak gedung yang ditawarkan dengan harga kompetitif mereka turunkan grade, tapi jika mereka ingin tetap di grade A, pindah ke kawasan lain kaya TB Simatupang,” pungkasnya.

property.okezone.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me