Kempupera Prioritaskan Penanganan Kawasan Kumuh di Daerah Tertinggal

Big Banner

Bali – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat akan memfokuskan Dana Alokasi Khusus (DAK) Bidang Infrastruktur Sub Bidang Perumahan tahun anggaran 2016 difokuskan untuk penanganan penataan kawasan kumuh di daerah tertinggal.

DAK yang merupakan pola keuangan antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah guna mencapai pembangunan yang merata, khususnya dalam penyelengaraan DAK sub bidang perumahan untuk pencapaian target pengurangan backlog dan penanganan rumah tidak layak huni.

Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan menyampaikan bahwa penanganan rumah tidak layak huni yang selama ini dilaksanakan melalui Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) telah dimulai sejak tahun 2006. Dalam perkembangannya, program ini dinilai cukup berhasil membantu pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan dasar di sektor perumahan, khususnya untuk mencegah perumahan dan kawasan permukiman kumuh.

“BSPS pada prinsipnya berupaya mendorong masyarakat agar berdaya dan memiliki kemampuan dalam merencanakan, melaksanakan dan mengawasi sendiri pembangunan rumahnya secara swadaya dari semula tidak layak huni menjadi layak huni dalam lingkungan yang sehat dan aman.” ungkap Syarif, dalam siaran pers, Kamis (19/5).

Direktorat Rumah Swadaya selaku pembina teknis melakukan fasilitasi Kepada Daerah penerima DAK dalam proses penyusunan rencana kegiatan dalam bentuk pendampingan dan konsultasi, berdasarkan Permen PUPR No.47/PRT/M/2015 Tentang Petunjuk Teknis Penggunaan Dana Alokasi Khusus Bidang Infrastruktur.

Pelaksanaan Verifikasi dilaksanakan oleh Pusat dan Provinsi, di mana Pelaksanaan Verifikasi Pusat adalah melalui Direktorat Rumah Swadaya sedangkan pelaksanaan Verifikasi Daerah adalah oleh Dinas atau Satker SNVT Provinsi yang menangani urusan perumahan.

Pada tahun 2016 ini DAK diprioritaskan untuk membantu pemerintah daerah dalam penanganan pencegahan perumahan dan kawasan permukiman kumuh di daerah tertinggal, daerah perbatasan negara, pulau-pulau kecil dan pulau terluar.

“Saya harap agar perwakilan Pemerintah Kabupaten dan Kota dapat memanfaatkan dan melaksanakan DAK 2016 ini secara baik dan berjalan dengan lancar, sukses seperti rencana kita dalam mewujudkan rumah yang layak huni bagi masyarakat berpenghasilan rendah.” Ujarnya.

Investor Daily

Imam Muzakir/FMB

Investor Daily

beritasatu.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me