Lima Langkah Usir Energi Negatif dari Rumah

Big Banner

KOMPAS.com – Rumah merupakan tempat seseorang merasa nyaman dan aman, jadi bukan kejutan lagi apabila orang tersebut cenderung menginginkan emosi-emosi yang baik.

Seorang energi terapis bernama Amy B Scher mengatakan tiap kali seseorang mengalami emosi yang kuat maka itu akan memengaruhi lingkungannya dan orang lain.

“Pengalaman mendapatkan berita mengejutkan, adu argumen dalam keluarga, merasakan takut atau tanpa pertolongan dan waktu lainnya ketika kita mengalami emosi yang kuat bisa memperpanjang hidup kita,” tambah dia.

Amy melanjutkan, energi di dalam rumah sering merefleksikan emosi di dalam diri penghuninya. Jadi, apapun yang membuat seseorang tidak mau melepaskan atau merelakan pergi, hal itu kemungkinan karena di dalam rumah itu semuanya tertahan.

Amy lantas menggunakan teknik-teknik terapi energi seperti penyembuhan metafora untuk membantu kliennya memahami bagaimana emosi batin mereka memengaruhi lingkungannya.

Amy juga percaya kekuatan penyembuhan energi memiliki banyak hubungannya dengan intuisi.

Berikut ini lima cara mudah untuk membersihkan rumah Anda dari energi-energi negatif.

Ilustrasi.

1. Usir energi negatif keluar dari jendela

Sebuah teknik yang Amy sarankan untuk pemula adalah dengan semudah membuka jendela menggunakan tangan, sebuah sapu, atau poster sejenis papan untuk mengusir energi negatif.

“Niat kuat Anda bisa membantu energi negatif keluar. Anda bahkan bisa membayangkan semuanya itu pergi meninggalkan rumah Anda,” jelas dia.

2. Sebarkan turmalin hitam di rumah Anda

Batu kristal turmalin hitam dinilai Amy sangat murah dan mampu bertindak seperti sebuah sponge yang berfungsi menyerap energi negatif dan bisa memberikan proteksi.

Dia merekomendasikan untuk menyebarkan kristal tersebut di seluruh bagian rumah, terutama di sekitar peralatan elektronik karena benda-benda tersebut cenderung menciptakan energi negatif di dalam rumah.

3. Gunakan tanaman atau buket kecil untuk membuat energi tetap bersih

Menurut Amy, tanaman rumah apapun bisa membantu membuat energi di dalam rumah tetap bersih dan positif.

“Tanaman yang dibuat langsung oleh alam sangat berguna bagi lingkungan. Tanaman spesifik yang saya pikir memiliki dampak ekstra terhadap hal tersebut adalah lavender, tanaman sage, dan eucalyptus,” tambah dia.

Anda bisa memasang tanaman tersebut di ruang tamu atau tempatkan buket kecil di dalam sebuah air segar di dalam ruang pribadi Anda.

Ilustrasi.

4. Semprotkan penyegar ruangan atau membakar dupa untuk meningkatkan perasaan positif

Tanaman sage, mawar, lavender, dupa, dan tanaman nilam adalah wewangian yang secara spesifik mampu digunakan untuk pembersihan energi.

Tetapi Amy percaya bahwa memilih aroma yang Anda sukai adalah yang paling efektif untuk lingkungan rumah Anda.

Dia menyarankan Anda mengambil botol semprot bersih dan menambahkan beberapa gelas air bersama dengan beberapa tetes minyak esensial favorit Anda. Membakar dupa adalah pilihan lain selama asap yang dihasilkan dapat dibersihkan.

5. Pindahkan furnitur Anda untuk mengalihkan rasa emosi Anda

Menurut Amy, Feng Shui adalah sistem tradisional untuk mengharmonisasi dan menyeimbangkan energi lingkungan dengan menyusun atau menempatkan barang-baran di dalam rumah secara spesifik.

“Sementara ada aturan Feng Shui, saya menemukan alasan bahwa masing-masing dari kita memiliki sistem energi yang unik sehingga kita dapat merelasikan ke ruangan-ruangan secara sangat berbeda,” tambah dia.

dokumentasi Rajawali Property Group Ruang keluarga di apartemen The Residences at The St Regis Jakarta

Dengan pemikiran itu, Amy menyarankan untuk secara berkala mengubah keadaan barang-barang sekitar dan mengamatinya jika itu memengaruhi Anda secara emosional.

“Terkadang mengubah posisi sofa ke arah tertentu bisa membuat Anda merasa lebih kalem atau lebih aman meskipun tidak ada penjelasan logis di sana,” ungkapnya.

Amy menyampaikan bahwa ada satu hal yang bisa Anda selalu ingat ketika sedang membersihkan energi di dalam rumah.

“Apapun yang membuat Anda berjuang dengan rasa sakit, pola berpikir negatif, dan terjebak dalam emosi membuat Anda harus menangannya lewat optimalisasi kesejahteraan dan lingkungan rumah Anda,” tandas dia.

properti.kompas.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me