Bank BTN Luncurkan Gerakan Sejuta Wakaf Nahdliyin

Big Banner

SURABAYA, jktproperty.com – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk melakukan launching gerakan sejuta wakaf bagi warga Nahdlatul Ulama (NU). Sebagai bank yang mengelola wakaf keluarga besar NU, Bank BTN menyatakan kesiapannya untuk melayani wakif yang akan mewakafkan dananya melalui LWPBNU (lembaga wakaf pengurus besar Nahdlatul Ulama).

“Ini merupakan terobosan yang kami lakukan bagaimana agar layanan Bank BTN itu dapat dimanfaatkan oleh seluruh umat. Dengan keunggulan produk berbasis iB yang dimiliki Bank BTN kami mempunyai harapan yang besar itu dapat bermanfaat bagi seluruh masyarakat Indonesia. Dan hari ini kami menyatakan siap melayani sejuta wakaf nahdliyn,” ujar Dirut Bank BTN Maryono usai melakukan launching gerakan sejuta wakaf di Surabaya, Selasa (31/5).

Dia mengatakan hal itu melalui siaran pers yang diterima jktproperty.com. Acara launching gerakan sejuta wakaf yang dilakukan Bank BTN dihadiri oleh Menteri Agama Lukman Hakim Saifudin dan Menteri Agraria dan Tata Ruang Ferry Mursyidan Baidan serta Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siraj dan Ketua PWNU Jawa Timur KH Moh. Hasan Mutawakkil Alailah.

Maryono optimis akan dapat memenuhi sejuta wakaf. PBNU merupakan ormas Islam terbesar di Indonesia. Ini merupakan peluang bagi BTN dalam memenuhi gerakan sejuta wakaf tersebut. Banyak manfaat yang akan dikerjasamakan bersama PBNU. Ladang bisnis umat yang sangat besar, tentunya akan dapat dikelola dengan baik melalui kerjasama yang saling menguntungkan. Kerja sama berbasis iB pasti akan membawa manfaat bagi warga nahdliyin, lembaga-lembaga dan badan otonom di bawah naungan PBNU. “Kami telah mengawali kerjasama itu dan terima kasih PBNU telah memberikan kepercayaan kepada Bank BTN hari ini mendukung gerakan sejuta wakaf untuk warga nahdliyin,” katanya.

BTN sekaligus pada launching gerakan sejuta wakaf memperkenalkan Kartu Debit Visa BTN iB. Kartu tersebut menurut Maryono sekaligus dapat menjadi kartu anggota NU. Kartu tersebut dapat digunakan untuk sarana autodebet wakaf, infak, zakat dan sadaqoh. Dengan dukungan VISA, seluruh warga NU akan mendapatkan kemudahan bertransaksi debit di seluruh outlet berlogo VISA, transaksi ATM diseluruh mesin ATM VISA, Link dan ATM Bersama di seluruh dunia.

Di samping itu dijelaskan juga mengenai Tabungan BTN iB yang juga telah terkorelasi dengan Kartu Debit VISA BTN iB yang dapat dimanfaatkan sebagai sarana kemudahan untuk mengajukan pembiayaan kepada BTN Syariah yaitu pembiayaan KPR BTN iB beserta isi rumahnya, pembiayaan Umroh dan Haji Plus, pembiayaan pendidikan dan kesehatan dan pembiayaan lainnya.

Maryono menambahkan melalui layanan Dual Banking, Bank BTN Konvensional maupun Syariah SIAP melayani kebutuhan perbankan individu seluruh anggota Nahdlatul ‘Ulama (NU) dan juga siap memberikan fasilitas kemudahan layanan dan jasa bagi Sekolah, Universitas dan Rumah Sakit serta badan otonom lainnya yang dikelola oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).

Unit Usaha Syariah (UUS) Bank BTN sangat terkelola dengan baik. Pada Triwulan I 2016 Asset UUS Bank BTN tercatat sebesar Rp14,733 Triliun atau tumbuh 29,49% dibandingkan periode sama tahun 2015 yang sebesar Rp11,409 Triliun. Penghimpunan dana UUS Bank BTN juga meningkat dari Rp8,998 Triliun pada tahun 2015 menjadi Rp12,095 Triliun atau meningkat 34,42%. Sementara untuk pembiayaan UUS Bank BTN tercatat sebesar Rp11,625 Triliun atau tumbuh 20,37% dari periode sama 2015 yang sebesar Rp9,658 Triliun. UUS Bank BTN telah mencatatkan keuntungan sebesar Rp70,30 Milyar. Keuntungan ini tumbuh 44,47% dibanding tahun sebelumnya yang sebesar Rp48,66 Milyar.

Bank BTN telah didukung oleh 860 outlet (Konvensional dan Syariah), 2.951 Kantor Pos Online, 1.830 ATM BTN dan lebih dari 50.000 ATM yang terkoneksi jaringan Link, MEPS, Prima, Bersama, ALTO, dan Visa. BTN juga memiliki Kantor Layanan Prioritas hingga 31 Maret 2016 berjumlah 39 kantor. (EKA)

jktproperty.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me