Yang Unik dan Beda di Casa Indonesia 2016

Sebuah stand di pameran Casa Indonesia 2016. Foto: Jhony Hutapea/Rumah123

Diadakan untuk ketujuh kalinya, Casa Indonesia menyajikan berbagai hal baru di perhelatan tahun ini.

“Casa Indonesia selalu menyajikan kejutan-kejutan yang berbeda di setiap tahunnya,” tutur Exhibition Director Casa Indonesia, Cosmas D Gozali.

Dengan mengusung konsep Simplexity, simple yet complex, Casa Indonesia tahun ini menampilkan zona Designer Showcase dengan instalasi imajinatif karya arsitek Cosmas D Gozali, desainer grafis Ayu Sawitri Joddy, desainer interior Chrisye D, arsitek Realrich Sjarif, arsitek lansekap Umar Zain, desainer produk Whatever Workshop, arsitek Willis Kusuma, dan desainer interior Iwan Sastrawiguna.

Ada pula zona Cook and Design yang merupakan instalasi ruang dan peralatan makan dengan menyajikan raga inspirasi inovatif karya Diana Nazir, Roland Alam, Felix Tjahyadi, Bimo Singgih, dan Dara Setyohadi.

Baca juga: Dulux Ambience Dukung Casa Indonesia

Ada pula Urban Sketchers yang memamerkan karya-karya hasil penggabungan seni sketsa dan arsitektur. Penggabungan ini mengangkat fungsi dan estetika ruang, lewat coretan sketsa urban oleh Nino Puriando, Artyan Trihandono, Iqbal Amirdha, Rudy Dodo, Muhammad Thamrin, Tandi Prayudhi, Seto Pratama, Aziz, dan Wahyu SP.

Selain itu, ada Young Designers yang menampilkan pameran khusus karya-karya dari sekolah dan jurusan desain di Indonesia. Tahun ini, kampus dan sekolah yang mengisi adalah Univesitas Bina Nusantara, La Salle College, Universtitas Esa Unggul, dan Universitas Tarumanegara.

Casa Indonesia juga menampilkan Success Story dari Alumni Casa Design Challenge, berbagai workshop kreatif, Architectural Project, dan Indonesia Designer Corner.

“Dalam kemasan pameran yang out of the box, Casa Indonesia mampu memantapkan citranya sebagai barometer tren desain di Indonesia,” kata Creative Director Casa Indonesia, Diana Nazir. (Wit)

rumah123.com