PLN Akan Dirikan Pembangkit Listrik Tenaga Nabati

Big Banner

PT PLN (Persero) bersama Pemerintah Daerah (Pemda) di Pulau Simeulue, Aceh berencana mengembangkan sebuah pembangkit listrik pertama di dunia dengan menggunakan bahan bakar nabati atau disebut juga sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Nabati (PLTNa).

Pembangkit listrik ini nantinya akan memiliki kapasitas daya sebesar lima megawatt (mw). Nantinya bahan bakar yang digunakan merupakan bahan bakar minyak sawit mentah (Crude Palm Oil/CPO). Bob Saril, GM PLN untuk wilayah Aceh menjelaskan, potensi sawit di Aceh ini cukup tinggi.

Bahan bakar CPO diperoleh dari perkebunan kelapa sawit yang dimiliki Pemda. Hasil produksi minyak sawit bisa mencapai 80 ton per hari sehingga tepat untuk dijadikan sebagai bahan bakar pembangkit listrik tenaga nabati. Menurut perhitungan, untuk menghasilkan energi listrik sebesar 5 megawatt hanya membutuhkan sebanyak 24 ton dalam satu hari.

BACA JUGA : CARI RUMAH MURAH DAN NYAMAN DI JAKARTA? INI CARANYA

“CPO-nya dari lokasi lokal. Di sana banyak perkebunan kelapa sawit. Juga ada perusahaan yang menghasilkan CPO itu. Itu bisa mengkover PLT di Simeulue ini,” tutur Bob seperti informasi yang diterima Rumahku.com.

Ia pun mengatakan, pembangunan akan rampung pada tahun 2017 mendatang. Konstruksinya menggunakan kapal apung yang ditempatkan di Teluk Sinabang.

Salah satu perusahaan di Singapura menjadi investor untuk kapal apung ini. Pembangkit listrik tenaga nabati yang didirikan di Pulau Simeulue ini akan menjadi yang pertama di Indonesia.

rumahku.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me